Polda Jabar Ungkap Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu Seberat 12 Kg 185 Gram

Polda Jabar Pengungkapan Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu Seberat 12 Kg 185 Gram

Polda Jabar: Pengungkapan Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu Seberat 12 Kg 185 Gram

MEDIAANDALAS.COM, BANDUNG – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat mengungkap penemuan Berat Bruto 12 Kg 185 Gram, Rabu (23/10/19).

Dalam Jumpa Pers di Mapolda Jabar Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Barat, Saipullah Nasution telah diamankan 2 orang tersangka M.T 20 Tahun, Ojeg Online (Gojek) asal Depok Jawa Barat dan tersangka I.A atau A yang pada tanggal 12 okteber 2019 di amankan karena membawa barang bawaan narkotika jenis sabu yang dibawa tersangka sodara (MT) di bandara Husein Sastranegara dengan berat brot 12kg 185gram.

Barang Bukti [Fani].
Barang Bukti [Fani].

Adapun barang barang tersangka yang di amankan antara lain dari Tersangka MT :
– 1 buah koper yang didalamnya berisi 8kg sabu sabu
– 1 buah hp merek Samsung
– 1 buah paspor no C 4766869
Sedangkan dari tangan IA atau A.pihak aparat mengamankan
– 1buah hp merk Oppo
– 1 buah hp merek Advan
– 2 buah paspor no A 9417506 dan satu lagi no C 4275334
– 1 buah ATM BCA dan 1 buah buku tabungan BCA.

Barang Bukti [Fani].
Barang Bukti [Fani].

Kapolda Jabar Irjen Pol RUDY SUFAHRIADI mengungkapkan, Pada hari Minggu (13/10/19) pada pukul 10.00 WIB di kamar 602 Hotel dapam Jln Jaksa Expres dilakukan penangkapan tersangka l.A

Pada hari Senin 14 Oktober 2019 jam 13:40 WIB diparkiran klinik Pratama Ihshan Medical Raya Jln Tapos Kota Depok telah di amankan saksi H.

Kapolda Jabar Irjen Pol. Rudy Sufahriadi saat Konfrensi Pers di Mapolda Jabar. [Fani].
Kapolda Jabar Irjen Pol. Rudy Sufahriadi saat Konfrensi Pers di Mapolda Jabar. [Fani].

Berdasarkan Hasil dari keterangan dari tersangka M.A tersangka l A dan saksi H penyelundupan sabu tersebut atas Suruhan dari seorang perintah dari tersangka S (WNA), masih sebagai DPO yang merupakan warga Negara Asing Asal Nigeria

Modus operandi, membawa koper dengan alibi membawa baju bermerek dari Kamboja ke Manila Philippina dengan di beri upah sebesar 1000 dolar / setara Rp 14.000.000,- (empat belas juta rupiah).

Selanjutnya anggota Satreskrim Polrestabes Bandung dan Team Bea Cukai melakukan upaya penyelidikan lebih mendalam terhadap keberadaan tersangka S Warga Negara Asing (DPO) menunggu intruksi dan memancing tersangka S WNA (DPO) untuk mengambil barang tersebut di kontrakan nya, Sodara S DPO siap akan mengambil barang tersebut pada tanggal 20 Oktober 2019 Ke kontrakan tersangka.

Namun sampai hari Jumat 18 Oktober 2019 tersangka DPO tidak melakukan dengan memakai Hp lagi dengan tersangka yang sudah di amankan, pada hari Minggu para tersangka akhirnya di bawa ke kantor Polrestabes Bandung untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut

Dalam kasus ini para tersangka di acam hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau paling sedikit hukuman penjara 5 tahun penjara dan paling lama 20 kurungan penjara, pungkasnya.

Kontributor  Jawa Barat : Fani

Editor : Eka Himawan

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.