ORMAS GNPK-RI Menolak Revisi UU KPK dan Mengapresiasi Gerakan Mahasiswa

Foto : Ketua PW GNPK-RI Jabar Nana Supriatna Hadiwinata, Bahwa Ormas GNPK-RI menolak tegas Revisi UU KPK. [Dok GNPK-RI].

Foto : Ketua PW GNPK-RI Jabar NS. Hadiwinata, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang, Dede Farhan Aulawi dan Sekjen GNPK-RI Pusat Afrizon. [Dok GNPK-RI]

ORMAS GNPK-RI Menolak Revisi UU KPK dan Mengapresiasi Gerakan Mahasiswa

MEDIAANDALAS.COM, JAKARTA – Sebagaimana sikap GNPK-RI terkait Revisi UU KPK, bahwa Ormas GNPK-RI, tetap berkomitmen menolak Revisi UU KPK, “Kami berpendapat Revisi UU KPK tersebut merupakan bentuk pelemahan KPK dan merupakan Kejahatan Luar Biasa yg dilakukan oleh Para Elit Politik di Senayan dan Pemerintah, mereka sudah menghianati hati rakyat dan menyengsarakan rakyat karena melanggengkan kekuasaan para Koruptor.” Ucap Nana Ketua PW GNPK-RI Jabar. Kamis (26/09/19).

“Nampaknya DPR berubah nama menjadi Dewan Perampok Rakyat yang melindungi kejayaan para koruptor dgn menerbitkan berbagai regulatornya.” Ujar Nana Ketua PW GNPK-RI Jabar.

Foto : Ketua PW GNPK-RI Jabar Nana Supriatna Hadiwinata, Bahwa Ormas GNPK-RI menolak tegas Revisi UU KPK. [Dok GNPK-RI].
Foto : Ketua PW GNPK-RI Jabar Nana Supriatna Hadiwinata, Bahwa Ormas GNPK-RI menolak tegas Revisi UU KPK. [Dok GNPK-RI].

“Terkait dengan aksi berbagai kelompok pelajar dan mahasiswa, kami berharap terus bergerak bersama kelompok masyarakat lainnya termasuk GNPK RI.” Tandasnya.

GNPK-RI menilai demonstrasi atau penyampaian pendapat di muka umum diperbolehkan oleh undang-undang. Namun, dalam praktiknya tetap harus mengikuti peraturan yang telah ditentukan.

Demonstrasi, kata Nana, diharapkan tidak menganggu ketertiban umum atau menganggu masyarakat lain melakukan aktivitas.

Ia pun meminta agar seluruh pihak dapat mengendalikan diri dan tidak terpancing provokasi maupun berita bohong atau hoaks.

“Dalam pergerakan aksi demo, kami menghimbau tetap dilakukan dengan cara yang elegan agar hasilnya tepat sasaran.” Tegas Nana.

“Petugas Kepolisian dan TNI juga perlu kita hargai dan kita jungjung tinggi, sepanjang mereka tidak melakukan pelanggaran dalam melaksanakan tugasnya. Ingat bahwa mereka juga mempunyai kehidupan yang sama dengan kita ketika berada ditengah tengah keluarganya.” Beber Nana kepada Media Andalas saat dihubungi melalui sambungan seluler terkait maraknya aksi demo.

“Kami melihat petugas keamanan sering terpancing dalam kondisi kericuhan, sehingga mereka kurang mampu mengendalikan emosi yang mengakibatkan terancam keselamatan jiwa masing masing, baik petugas maupun para pendemo.” Ungkap Nana

“Dalam hal ini, kami GNPK-RI menegaskan bahwa siapapun yang melakukan pelanggaran, tetap harus ditindak tegas dan diproses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.” Pungkas Nana.

Mari bersatu melawan koruptor, dan para penghianat rakayat !!!

Salam Antikorupsi!!!

Kontributor GNPK-RI : Nana Supriatna Hadiwinata

Editor : Eka Himawan.

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.