Ketua Komisi III DPRD Tubaba Hentikan Kegiatan Aktifitas SUTET, Sebelum Kompensasi Warga Terselesaikan

Ketua Komisi III DPRD Tubaba Hentikan Kegiatan Aktifitas SUTET, Sebelum Kompensasi Warga Terselesaikan

Ketua Komisi III DPRD Tubaba Hentikan Kegiatan Aktifitas SUTET, Sebelum Kompensasi Warga Terselesaikan

MEDIAANDALAS.COM, TUBABA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), gelar hearing dengar pendapat terkait adanya keluhan masyarakat yang tanah beserta tanam tumbuhnya terkena dampak dilaluinya jaringan SUTET. Belum diberikan kompensasi ganti rugi, kini sudah menemui titik terang. (25/06/19).

Jalannya rapat dengar pendapat tesebut di pimpin langsung Paiasol, SH (Ketua Komisi III DPRD), dalam rapat tesebut di sampaikan langsung kepada pihak PT. PLN Persero, bahwa untuk siapapun yang melakukan segala kegiatan yang berhubungan dengan jaringan SUTET untuk sementara tidak melakukan segala aktifitas terlebih dahulu, sebelum adanya kepastian kapan ganti rugi warga direalisasikan,” ucap Ketua Komisi III.

Paisol SH (ketua Komisi III DPRD) saat dimintai keterangannya, menjelaskan bahwa “saya telah sampaikan kepada pihak terkait sebelum adanya kepastian yang jelas dan kapan warga akan dapat Konpensasi atau ganti rugi, untuk sementara semua aktifitas dihentikan terlebih dahulu, kemudian.” tambahnya.

“Saya meminta agar pihak PLN nanti untuk dapat melakukan sosialisasi proyek lanjutan SUTET dan dapat secepatnya menyelesaikan kompensasi pembayaran ganti rugi kepada masyarakat sesuai dengan data si penerima Gati rugi.” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Paisol menambahkan, “Untuk kedepannya sangat perlu dan harus diperhitungkan juga, bahwa bahaya akibat yang ditimbulkan, seperti halnya warga yang masuk ke dalam ruang bebas bisa tersengat listrik.”

“Bahaya lain juga terkait seperti radiasi kesehatan organ yang timbul dari radiasi gelombang magnetik, yang terpancar dari aliran listrik pada konduktor kabel menara Sutet.”

“Bahaya ini bisa saja terjadi karena ketidaktahuan pada masyarakat karena minimnya sosialisasi oleh pihak PT, maka dari itu “saya tekankan penting nya sosialisasi dan harus dilakukan,” tegas Paisol.

Jalannya rapat Hearring dengar pendapat tersebut di hadiri Ketua DPRD Tubaba Busroni, SH, Waka satu Yantoni, Ketua Komisi III DPRD Paisol SH, Anggota Komisi I, II dan III, Pimpinan, dan anggota PT. PLN persero, PT. Sariksa Putra Mandiri, Para Kepalo Tiyuh di dampingi Kuasa Hukum Masyarakat, dan tamu undangan. [Basuni].

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.