DPRD Tubaba Gelar Herring Terkait Sutet, Dalam Waktu Singkat Akan Panggil Pihak Perusahaan

DPRD Tubaba Gelar Herring Terkait Sutet, Dalam Waktu Singkat Akan Panggil Pihak Perusahaan

MEDIAANDALAS.COM, TUBABA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) menggelar Herring bersama perwakilan masyarakat dari tiga Tiyuh yakni; Warga Tiyuh Tirta Kencana dan Mulya Jaya Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat serta Desa Kagungan Rahayu Kabupaten Tulang Bawang terkait persoalan kompensasi SUTT. Senin, (24/06/19).

Salah satu anggota DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat. Sukardi menyampaikan, “Tentunya langkah – langkah yang akan dilakukan DPRD Tubaba selanjutnya untuk mengumpulkan data dari masyarakat dan dalam waktu singkat DPRD Tubaba juga akan memanggil pihak Sutet untuk dapat dilakukan kroscek,” ucapnya.

“Selanjutnya, pertama kita akan mengumpulkan data awal ataupun data yang sekarang data 2004 atau data diatas 2004 kalo memang ada tanah tersebut sudah over alih kepada orang yang membeli baru, dan yang kedua kita akan undang perusahaan Sutet itu untuk mengkroscek sudah sejauh mana tindakan yang mereka lakukan, jadi kita belum bisa menyimpulkan mana yang salah dan mana yang benar, dalam minggu-minggu ini kita akan undang dulu pihak Sutet,” jelasnya seusai Haering.

Disamping itu di katakan Ari Gunawan Tantaka, selaku kuasa masyarakat di areal perkebunan karet tersebut menyampaikan “Hasil dari Herring tersebut menurut analisa dari DPRD ada tahapan-tahapan yang belum di selesaikan oleh pihak perusahaan dan masyarakat hanya berharap agar dibayarkan sesuai dengan peraturan yang transparansi,” ungkapnya.

“Kesepakatan yang kita dengar tadi bahwa yang pertama itu memang analisa dari DPRD ada tahapan-tahapan yang belum di selesaikan dari perusahaan, tetapi untuk lebih jelasnya kawan-kawan dari DPRD sebagai tempat menyampaikan aspirasi masyarakat langsung akan turun kroscek ke lokasi di tempat PT tesebut melakukan aktifitas di lahan tanah milik warga yang di lalui oleh jaringan SUTT.”

Harapan masyarakat sebenarnya hanya ingin dibayarkan sesuai dengan peraturan saja bukan di bawah tangan dan juga bukan di datangi dari rumah ke rumah ataupun untuk di ajak negosiasi, yang jelas masyarakat itu mau tranparan.

Apabila permasalahan ini tidak terselesaikan di tingkat legislatif, “Saya (Ari Gunawan Tantaka) dan tim pengacara Pak Rio dan Pak Faisal akan koordinasi untuk langkah selanjutnya, kita rundingan dulu, kita berharap ini selesai di DPRD kita tidak sampai berfikir ke pengadilan atau ke yang lainnya.” pungkasnya. [Basuni].

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.