Oknum Pelatih Silat Pelaku Pencabulan Anak Didiknya di Gelandang ke Mapolres Tulang Bawang

(HO) Oknum Pelatih Silat Pelaku Pencabulan Anak Didiknya di Gelandang ke Mapolres Tulang Bawang.

(HO) Oknum Pelatih Silat Pelaku Pencabulan Anak Didiknya di Gelandang ke Mapolres Tulang Bawang. [Basuni].

MEDIAANDALAS.COM, TUBABA – Pasca penangkapan oknum pelatih pencak silat dari Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) HO (37) yang telah mencabuli terhadap beberapa murid silat perempuan nya, kini hanya bisa tertunduk malu dengan kedua tangannya yang di borgol oleh pihak kepolisian setempat.

“Saat ini pelaku (HO) digelandang ke Mapolres Tulang Bawang dan beserta para 5 (lima) korbannya untuk dilakukan pemeriksaan diruang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tulang Bawang. Senin (14/10/2019)

Sebelum pelaku HO (37) pelaku tindak pidana asusila dibawa ke Polres Tulang Bawang, keluaraga korban spotan teriak histeris dan menghadang pelaku pada saat akan masuk dalam mobil, seketika itu terjadi aksi pemukulan yang di lakukan keluarga pihak korban tetapi tindakan pemukulan itu dengan sigap dapat dihadang oleh anggota polsek Tulangbawang Tengah yang akan membawa pelaku masuk kedalam mobil menuju Polres Tulang Bawang.

Oknum Pelatih Silat Pelaku Pencabulan Anak Didiknya di Gelandang ke Mapolres Tulang Bawang
Oknum Pelatih Silat Pelaku Pencabulan Anak Didiknya di Gelandang ke Mapolres Tulang Bawang. [Basuni].

Pelaku (HO) hanya pasrah tertunduk diam pada saat keluarga korban hendak menghujani pukulan saat pelaku akan di gelandang menuju Mapolres Tulang Bawang.

Baca Juga : Oknum Pelatih IPSI Tubaba Diamankan Polsek Tumijajar, Diduga Cabuli Anak Muridnya 

Seketaris LPA Tubaba yang juga Merupakan sekaligus kuasa hukum para korban, Ari Gunawan Tantaka mendampingi Ketua LPA Tubaba Edi Anwar ikut mendampinggi para korban menuju ruang pemeriksaan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tulang Bawang. Selama Tujuh jam ke 5 (lima) korban diperiksa untuk dimintai keterangan.

Edi Anwar selaku Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Tubaba, mengatakan “sungguh perbuatan yang di lakukan pelaku sangat tidak terpuji tindakan yang dilakukan oleh Oknum pelatih Silat tersebut tidak menujukan selayak nya seorang pelatih, seharusnya sebagai seorang pelatih menganggap anak didiknya sebagai bagian dari keluarga bisa melindungi serta mengayomi bukan malah berbuat tindak asusila, apalagi ternyata kasus ini bukan hanya terjadi sekali bahkan korbannya sampai lima orang, artinya memang ini tindakan yang tidak perlu di tolelir dan kasus ini harus kita Kawal ketat sampai ke pengadilan menggigat para kelima korban adalah anak di bawah umur. Sang pelaku harus mendapatkan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya,”ucap Edi.

Selain itu, Ketua LPA Tubaba mengungkapkan, “Kami atas nama lembaga perlindungan anak (LPA) siap mendampingi para korban pelecehan seksual maupun kekerasan terhadap perempuan dan anak khususnya di wilayah Tubaba dan kami juga siap melakukan pendampingan melalui kuasa hukum yang sudah di siapkan jika memang masyarakat perlu pendampingan semua secara gratis tanpa ada biaya, LPA adalah lembaga sosial masyarakat bukan lembaga komersil, “Tegasnya. [Basuni].

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.