“NGEBUT” Pelajar Tabrak IRT Hingga Tewas, Warga Minta Disdik Tubaba Terapkan Aturan

Pelajar Tabrak IRT Hingga Tewas, Warga Minta Disdik Tubaba Terapkan Aturan

“NGEBUT” Pelajar Tabrak IRT Hingga Tewas, Warga Minta Disdik Tubaba Terapkan Aturan

 

MEDIAANDALAS.COM, TUBABA – Sebuah kecelakaan tragis terjadi di Jalan Poros Kelurahan Mulya Asri – Candra Jaya Selasa (03/12/19) sekitar pukul 09.00 WIB Melibatkan Oknum pelajar yang mengendarai sepeda motor Vixion Hitam menabrak seorang ibu rumah tangga (IRT) yang mengendarai Vario Hingga meninggal Dunia.

Dikatakan Iptu Suarjono Kasatlantas Polres Tulang Bawang Barat (Tubaba) kronologis peristiwa tersebut berawal saat Aniswati Khairunnisa (36) seorang ibu rumah tangga yang mengendarai motor Vario berwarna putih dari arah Mulya Asri menuju ke arah Chandra Jaya saat hendak berbelok ke rumahnya.

Dari arah yang bersamaan tepat di belakang Aniswati tersebut muncul sepeda motor Vixion yang berjumlah penumpang 3 orang dalam keadaan kecepatan tinggi, Kecelakaanpun tak terhindarkan mengakibatkan Aniswati terpental dan mengalami pendarahan di kepala.

“Kecelakaan itu mengakibatkan Aniswati meninggal dengan keadaan luka di bagian kepala, sementara untuk pengendara sepeda motor Vixion mengalami patah tangan dan yang dua lagi hanya mengalami luka-luka,” Ungkap Iptu Suarjono Kasatlantas Polres Tubaba saat si konfirmasi mediaandalas.com Tubaba di Puskesmas Mulya Asri.

Sampai saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh Satuan Lalulintas Polres Tulang Bawang Barat. “Untuk korban meninggal sudah di rumah duka untuk di kebumikan, sementara para pelajar sudh di bawa kerumah masing masing dan untuk kendaraan bermoto juga sudah kita amankan dan nanti akan kita bawa ke Polres.” Ucapnya.

Saat di konfirmasi di lokasi kejadian mediaandalas.com Tubaba mencoba meminta keterangan warga setempat, warga yang enggan di sebutkan namanya mengatakan “Peristiwa kecelakaan itu sering terjadi dan mayoritas terjadi pada pelajar, kalau pagi jalan selalu ramai, ya karena umumnya kan pelajar, jadi sering banget terjadi kecelakaan sebab mereka kerap mengendarai kendaraan ngebut.” Ucap nya.

Dengan hal tersebut warga berharap agar Dinas Pendidikan setempat dapat membuat aturan mengenai pelajar yang mengedari sepeda motor. “Ini kan masih anak – anak mengapa ya di bolehkan bawa motor, kami berharap kalau bisa Dinas Pendidikan Tubaba buatkan aturan untuk anak sekolah yang di bawah umur agar tidak di perbolehkan bawa kendaraan.” Harap mereka. [Basuni].

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.