Kang Dede Farhan Aulawi Dimata Ketua GNPK-RI Provinsi Jawa Barat

Kang Dede Farhan Aulawi Dimata Ketua GNPK-RI Provinsi Jawa Barat

Foto Istimewa: Kang Dede Farhan Aulawi Dimata Ketua GNPK-RI Provinsi Jawa Barat [Red].

MEDIAANDALAS.COM, BANDUNG – Sosok Kang Dede Farhan dimata Pak Nana Supriatna Hadiwinata selaku Ketua GNPK RI PW Jabar, diawali bulan Desember 2014, pada saat itu Nana, selaku Pemegang Mandat Perekrutan Calon Pengurus GNPK RI Provisi Jawa Barat berjumpa Kang Dede.

Berawal dari bincang-bincang soal Kejahatan Korupsi, Kang Dede langsung merespon dengan cepat, dan terjadilah diskusi terkait dgn Pencegahan Korupsi.

Hal ini kami berdua lakukan berkali kali, Nana pun selaku pemegang mandat kepemimpinan wilayah Jabar menempatkan Kang Dede Farhan dalam Susunan Kepengurusan sebagai Pembina PW GNPK RI Provinsi Jabar.

Tidak lama kemudian Kang Dede, mengungkapkan bahwa dirinya akan mengikuti seleksi sebagai Komisioner Kompolnas RI.

“Saya langsung saja merespon bahwa secara pribadi saya sangat mendukung dan mendorongnya agar Kang Dede berhasil menjadi anggota Kompolnas RI.” Ungkap Nana.

“Pada saat itu saya, bersama Ormas GNPK RI secara penuh memberikan dukungan kepada Kang Dede Farhan, Alhamdulilah akhirnya menjadi Anggota Kompolnas RI sampai dengan saat ini.” ujarnya.

Dengan demikian Kang Dede telah menjadi seorang Pejabat Negara, dalam hal ini Anggota Kompolnas RI.

Sebagai Pejabat Negara, GNPK RI Jabar melihat kesungguhan Kang Dede, dalam membangun kinerja postifnya, mobilisasi tugasnya sangat luar biasa sibuk, baik giat di Dalam Negeri maupun giat ke Luar Negeri.

“Nampaknya memang Kompolnas RI sangat memilih orang tepat untuk penugasan penugasan Kompolnas, dan sekarang Kang Dede Alhamdulillah lolos seleksi capim KPK,” pungkas Nana saat mengakhiri percakapan dengan Media Andalas via pesan WhatsApp.

Hingga berita ini diturunkan dikutip dari Liputan6.com, Sebanyak 192 orang lolos seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Capim KPK) periode 2019-2023. Salah satunya Komisioner Kompolnas Dede Farhan Aulawi.

Dia menuturkan, tak ada misi khusus yang dibawa untuk menjadi pimpinan komisi antirasuah. Apalagi berkaitan dengan Kompolnas.

“Tidak ada misi yang berkaitan dengan Kompolnas. Sebagai pribadi, kebetulan punya pengalaman yang terkait masalah korupsi. Pernah aktif di gerakan nasional anti korupsi,” ucap Dede kepada Liputan6.com, Kamis (11/07/19). [Bas/Zul].

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.