LSM Basmi Lamteng Bawa Konflik Sengketa Tanah di Bandarjaya Barat – Adi Jaya ke Pengedialan

Logo LSM Basmi

LSM Basmi Lamteng Bawa Konflik Sengketa Tanah di Bandarjaya Barat – Adi Jaya ke Pengadialan

MEDIAANDALAS.COM, LAMTENG – Perselisihan saling mengklaim tanah terjadi pada Kamis, 15 Agustus 2019 lalu. Pengukuran kordinat tanah sempat dilakukan oleh BPN. Namun pihak kedua menolak untuk dilakukan pengukuran.

Konfilik sengketa tanah yang berlokasi di Bandarjaya Barat – Adi Jaya, Lingkungan 3, RT 13 tak berujung pada kesepakatan penyelesaian.

Pasalnya, kedua belah pihak, Bagio Iswari (Pihak Pertama) dan Suwondo – Sarjio (Pihak Kedua) sama-sama mengklaim tanah yang ada di perbatasan tersebut.

Dalam pengukuran di hadiri oleh kedua belah pihak, Pihak Pertama, Bagio Iswari, dikuasankan Abdul Razak, selaku Ketua LSM/LBH Barisan Muda Indonesia (Basmi) Lamteng, Lurah Bandarjaya Barat, Lurah Adi Jaya, sementara pihak kedua dihadiri Sajio dan Suwonda beserta warga, dan dari pihak Kepolisian, Kanit Terbanggi Besar Faisol, serta Hendra.

Dalam proses musyawarah terjadi adu argumen antara kedua belah pihak.

Dalam musawarah pengukuran tidak menemui titik temu, karena pihak kedua tidak bersepakat mengukur (Sajio – Suwondo), hingga disepakati bahwa persoalan sengketa lahan akan dilimpahkan ke Pengadilan.

Sebagai penerima kuasa Pihak Pertama, Abdul Razak mengatakan, bahwa kedua belah pihak sepakat menggugat ke Pengadilan.

“Ini jalan yang terbaik, karena kedua belah pihak saling mengklaim. Agar tidak terjadi konflik, maka hari ini saya mendatangi BPN untuk melakukan pengakuan perkara,” terang Razak.

“Persoalan ini jelas akan menimbulkan konflik, jika tidak diselesailan dengan jalur hukum. Sebab, semua memiliki serifikat. Karena ke tiganya memiliki sertifikat, maka harus diselesaikan melalui jalur hukum, agar persoalan tidak menimbukan konflik serta hal yang tidak diinginkan,” tegas Razak mengakhiri pembicaraaan. [Red].

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.