Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia, GNPK RI Jabar Titip Pesan Untuk Calon Koruptor dan Yang Sudah Jadi Koruptor

Foto Dok GNPK RI PW Jabar : Saut Situmorang (kanan) NS Hadiwinata (tengah) Dedi A Rachim (kiri) saat di Gedung KPK Jakarta
Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia, GNPK RI Jabar Titip Pesan Untuk Calon Koruptor dan Yang Sudah Jadi Koruptor
Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia, GNPK RI Jabar Titip Pesan Untuk Calon Koruptor dan Yang Sudah Jadi Koruptor. [Eka].

Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia, GNPK RI Jabar Titip Pesan Untuk Calon Koruptor dan Yang Sudah Jadi Koruptor

GNPK RI Sampaikan Duka Cita Kepada Bapak Surjo Pranoto Ayahanda Bapak H. Surjono, SH.,MH. Ketua GNPK RI PW Jatim
Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia, GNPK RI Jabar Titip Pesan Untuk Calon Koruptor dan Yang Sudah Jadi Koruptor. [Eka].

MEDIAANDALAS.COM, BANDUNG – Hari Anti Korupsi jatuh pada tanggal 9 Desember dan seluruh dunia memperingati setiap tahunnya.

Pimpinan Wilayah Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi (GNPK RI) Jawa Barat menitipkan pesan buat calon koruptor dan yang sudah jadi koruptor.

Ketua PW GNPK RI Jabar Nana Supriatna Hadiwinata melalui telpon selulernya menerangkan, “Hari Anti Korupsi Sedunia yang kita peringati setiap tahunnya tanggal 9 Desember, yang tinggal 3 hari lagi, jangan cuma menjadi kegiatan seremonial saja.”

Nana mengatakan, “Hari Anti Korupsi Sedunia ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran kita semua akan bahaya korupsi dan dampak negatifnya terhadap masyarakat,” Katanya. Kamis dini hari tadi, (05/11/19).

Korupsi melibatkan penyalahgunaan kekuasaan yang dipercayakan oleh perilaku tidak jujur dan tidak etis yang mengarah pada keuntungan pribadi.

Ia menjelaskan, “Tidak ada negara di dunia yang sepenuhnya bebas korupsi, namun ada beberapa wilayah dan negara yang kurang berpengaruh dibandingkan dengan yang lain.” Jelasnya.

Masalah ini telah serius memicu kehancuran dengan mempromosikan perdagangan manusia, eksploitasi, ketidakstabilan politik, kematian anak, standar pendidikan yang buruk, perusakan lingkungan dan terorisme.

Ia menambahkan tidak bisa dipungkiri, semakin hari bukan semakin berkurang, justru korupsi semakin meningkat dan terstruktur.

“Bukan hanya terjadi di Indonesia, hampir disemua penjuru dunia banyak pihak yang melakukan tindakan korupsi, sebagai Wakil Rakyat namun uang rakyat justru dimakan begitu saja,” Tambah Nana.

“Ingat, Ingat, Ingat, Mari kita pilih calon pejabat atau pemimpin yang bersih dari kejahatan korupsi, Jangan biarkan calon pemimpin untuk mengeruk uang negara.” Ujar Nana mengingatkan.

Bagaimana mencari pemimpin dengan hemat dan bebas korupsi, ditengah kondisi kepartaian berbiaya mahal tapi miskin legitimasi.

Nana menegaskan, “Dalam kondisi darurat korupsi, pejabat negara tetap mencuri silih berganti, sebanyak koruptor masuk penjara dan sebanyak itu pula regenerasinya menggarong negara,” Tegasnya geram.

“Kami GNPK RI Mengucapkan Selamat Hari Anti Korupsi se-Dunia dan Salam Antikorupsi dari Jabar.” Pungkasnya mengakhiri. [rdk/tim/gnpk-ri].

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.