GNPK RI Aceh: Pembangunan Rumah Dhuafa Tahun 2019, Jalan di Tempat

GNPK RI Aceh: Pembangunan Rumah Dhuafa Tahun 2019, Jalan di Tempat

GNPK RI Aceh: Pembangunan Rumah Dhuafa Tahun 2019, Jalan di Tempat

MEDIAANDALAS.COM, BANDA ACEH – Wakil Ketua Kadin Kota Banda Aceh yang juga pengurus sekaligus juru bicara Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi GNPK RI Wilayah Aceh, Mansurdin Idris, SH,. menilai terkait Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) untuk Pembangunan Rumah Layak Huni (dhuafa) tahun 2019 sebanyak 5.987 unit yang terbagi di 23 Kabupaten/Kota di Aceh sangat disayangkan sepertinya pembangunannya jalan di tempat.

Plt Gubernur Aceh Perlu Tinjau Kembali Kinerja Kadis Perkim Aceh

Akibat dari lambannya Progres Pembangunan Rumah Layak Huni 2019 GNPK RI Aceh memandang Gubernur dalam hal ini Plt. Gubernur Aceh perlu meninnjau kembali kinerja Kadis Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Aceh.

Hal tersebut dikemukankan karena Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Aceh di anggap gagal melaksanakan amanah, sebagai bahan evaluasi di tahun 2018 sebanyak 4125 unit gagal total pembangunannya, begitu juga di tahun 2019 sebanyak 5987 unit nyaris gagal.

Baca Juga : Masyarakat Cotmambong Nisam Buta dari Transparansi Dana Desa

Mansurdin yang juga juru Bicara GNPK RI Wilayah Aceh sangat perihatin dengan dana begitu besar diperuntuhkan untuk pembangunan rumah dhuafa bagi masyarakat Aceh

Sementara itu rakyat Aceh sudah lama menunggu, karena belum bisa menikmati dari Pembangunan Rumah Dhuafa tersebut, “Ini juga merupakan janji dari kampaye Irwandi Nova,” Sebut Mansurdin.

Mansurdin lebih lanjut dalam hal ini mengatakan, Dinas terkait jangan mencari-cari alasan, seperti adanya regulasi sistem kontrak biasa ke kontrak payung, kurangnya perusahaan yang lulus prakualifikasi yang diadakan oleh Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemerintah Aceh, terbatasnya waktu, banyaknya pokir dari DPRA serta alasan-alasan lain yang tidak relefan,” sebutnya lagi.

Terkait Bantuan Rumah Dhuafa yang menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) tahun 2019 sebanyak 5987 unit yang di bagikan di 23 Kabupaten/Kota diantaranya untuk Kota Banda Aceh sebanyak 83 unit, Kabupaten Aceh Besar 547 unit, Pidie 433 unit, Pidie Jaya 193 unit, Bireun 776 unit, Lhokseumawe 99 unit, Aceh Utara 569 unit, Aceh Timur 729 unit, Langsa 49 unir, Aceh Tamiang 245 unit, Bener Meriah 173 unit, Aceh Tengah 312 unit, Gayo Lues 64 unit, Aceh Tenggara 225 unit, Aceh Jaya 132 unit, Aceh Barat 106 unit, Nagan Raya 174 unit, Aceh Barat Daya 182 unit, Aceh Selatan 180 unit, Kota Sebulussalam 133 unit, Singkil 99 unit, Kota Sabang 23 unit, Semeulu 61 unit. Total bantuan Rumah Dhuafa sejumlah 5987 unit.

Berkaitan dengan pernyataan PPTK Wilayah I Banda Aceh, Sabang dan Aceh Besar ada sebagian tidak dapat dikerjakan karena terkendala masalah “Teknis Administrasi” atau pendeknya masa pekerjaan sehingga rekanan enggan mengerjakannya, karena dikhawatirkan tidak selesai tepat waktu, melihat waktu penyelesaian yang singkat Desember 2019, apabila dalam waktu yang sudah ditentukan tidak juga selesai pekerjaannya, maka semuanya akan dirugikan terutama penerima bantuan.

Kontributor : GNPK RI Aceh

Editor : Eka Himawan

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.