GNPK RI Aceh Bersama Wali Nanggroe Mewacanakan Qanun Hukum Cambuk Terhadap Koruptor

GNPK RI Aceh Bersama Wali Naggroe Mewacanakan Qanun Hukum Cambuk Terhadap Koruptor

GNPK RI Aceh Bersama Wali Nanggroe Mewacanakan Qanun Hukum Cambuk Terhadap Koruptor

MEDIAANDALAS.COM, BANDA ACEH – GNPK RI Aceh Bersama Wali Nanggroe dalam rangka Pencegahan Korupsi di Aceh mewacanakan para koruptor masuk dalam Hukum Cabuk sesuai dengan Ijtima Aceh.

Dalam pertemuan tersebut GNPK RI Wilayah Aceh melahirkan komitmen untuk bersama-sama dengan Wali Nanggroe melakukan Pencegahan Korupsi di Aceh.

“Tujuan dari audiensi GNPK RI ini bahwa pertemuan dengan muspida plus yang ada di Aceh bagaimana langkah bersama dalam rangka mencegah korupsi di Aceh,” ujar Masurdin selaku Pengurus GNPK RI Provinsi Aceh.

Pengurus GNPK RI mendapatkan masukan dari pertemuan ini, turut muncul gagasan untuk mengusulkan “Qanun Hukum Cambuk Terhadap Koruptor”.

“Muncul ide untuk mengusul Qanun Hukuman Cambuk bagi koruptor walaupun hukuman positif tetap di sepakati dan kita GNPK RI akan mengusulkan ke pusat juga dan di setujui oleh Padukan yang mulia Wali Nanggroe,” tambah Munadir A Hamid, SH. Ketua GNPK RI Wilayah Aceh.

Munadir juga menambahkan bahwa melihat Qanun tidak saja melihat Qanun Aceh yang hanya mengatur masalah khalwat saja, akan tatapi harus di implimentasikan untuk masalah Korupsi.

“Jangan sampai Qanun itu dilihat dari pihak luar hanya tentang khalwat saja,” tambah Munadir.

Pengurus GNPK RI Aceh berharap pertemuan ini bisa melahirkan sebuah komitmen bersama para pengambil keputusan dan kebijakan dengan Pimpinan di Aceh untuk berkomitmen sehingga tidak ada lagi korupsi di Aceh.

“GNPK RI ini adalah gerakan masyarakat, dalam rangka mencegah, pemberdayaan serta konsolidasi masyarakat untuk Anti Korupsi,” pungkas Munadir.

Selain berkordinasi dengan Wali Nanggroe, Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi (GNPK RI) Wilayah Aceh juga bersilaturahmi, sekaligus audiensi bersama dengan MPU Aceh di Kantor MPU Aceh dalam rangka pengenalan dan persiapan pelantikan pengurus GNPK RI Aceh pada pertengahan bulan Desember mendatang. Senin, (18/11/19).

MPU Aceh, Lem Faisal menyambut baik kedatangan pengurus GNPK RI ke Kantor MPU. Kegiatan kunjungan atau audiensi ini merupakan bagian dari Gerakan Pencegahan Korupsi di Bumi Aceh.

GNPK RI Aceh bersama MPU Aceh dan akan selalu menggelorakan Pencegahan Korupsi di setiap Kabupaten/Kota.

Hal ini juga berkaitan dengan tugas MPU untuk mensosialisasikan tentang “Haramnya Korupsi” dan juga pengawasan terhadap hal-hal yang baik dan tidaknya seperti halnya makanan, obat-obatan dan kosmetik.

MPU Aceh juga mengaharapkan agar melakukan pertemuan rutin bersama dengan GNPK RI Aceh dalam jangka 3 bulan sekali.

Selain MPU Aceh, GNPK RI Aceh juga disambut baik oleh Wali Nanggroe, Malik Mahmud Al Haitar yang digelar di Khatibul Wali, Lampenerut, Aceh Besar.

GNPK RI sendiri merupakan sebuah gerakan yang dilahirkan dengan tujuan pencegahan secara massif korupsi yang terjadi di Indonesia. GNPK RI di deklarasikan pada 9 Jakarta Desember 2014 dan dimotori oleh H. M. Basri Budi Utomo di Jakarta.

Kontributor : GNPK RI Aceh

Editor : Eka Himawan

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.