Filosofi Kopi Membuat Kita Lebih Memahami Arti Kehidupan

filosofi kopi pengikat rasa

Filosofi Kopi Membuat Kita Lebih Memahami Arti Kehidupan

MEDIAANDALAS.COM, Sahabat mediaandalas.com adakah yang menggemari kopi? Tidak bisa dipungkiri aroma dan cita rasa kopi yang nikmat telah membuat para pencintanya tidak bisa jauh darinya.

Kopi bisa menjadi candu yang selalu dirindu, sehari saja tanpa kopi bisa membuat penikmatnya kehilangan semangat dalam menjalani hidup.

Kenapa sih kopi bisa berarti begitu dalam bagi para penikmatnya? Tentu saja karena bagi mereka kopi itu tidak sekedar minuman biasa.

Setidaknya ada tiga entitas filosofi kopi yang akan membuat kita lebih memahami arti kehidupan. Apa sajakah itu?

1. Karya yang Bernilai

Perjalanan kopi hingga akhirnya terseduh dalam satu cangkir tidaklah melalui proses yang instan.

Dari biji kopi yang dihaluskan lalu dibuat dalam bentuk bubuk, hingga kemudian menjadi minuman yang nikmat membutuhkan proses yang butuh kesabaran.

Dari keunikan itu kita bisa belajar tentang kehidupan.

Layaknya kopi, manusia pun memiliki keunikannya masing – masing. Kita tak bisa menyamaratakan semua manusia.

Kita harus mampu menghargai tiap perbedaan yang ada. Pola asuh yang berbeda pun akan menghasilkan karakter-karakter manusia yang berbeda.

Lingkungan tumbuh besar yang berbeda akan menghasilkan manusia-manusia yang berbeda.

Manusia, masterpiece Tuhan yang maha kuasa dan kopi adalah masterpiece para pengolahnya.

2. Mood Booster

Seperti yang kita tahu untuk menghasilkan secangkir kopi yang nikmat, ada perjalanan panjang yang harus dilaluinya.

Perjalanan dan proses yang panjang tersebut tidak akan mengkhianati hasil yang didapat. Begitu juga kehidupan kita.

Jika kita terus bersantai-santai dalam kehidupan, apakah semua impian mampu kita wujudkan?

Dalam hidup kita pun perlu kerja keras serta cerdas untuk bisa menggapai impian. Dan untuk mencapainya kita pun butuh proses yang tak instan.

3. Pengikat Rasa

Biji kopi yang berbeda akan menghasilkan cita rasa yang berbeda pula. Tidak ada yang lebih nikmat, semua memiliki kenikmatannya masing-masing.

Kembali pada selera penikmatnya, lebih suka jenis kopi yang seperti apa. Begitulah hidup, setiap manusia memiliki jalan hidupnya masing – masing.

Bagi orang lain bisa jadi hidup kita terasa ringan, namun bagi kita terlihat sangat menyedihkan.

Bagi kita masalah orang lain terlihat begitu mudah, sedang bagi mereka yang menjalaninya terasa begitu sulit. Semua kembali pada sudut pandang dan cara menjalaninya.

Karena dari secangkir kopi yang kita hidangkan bisa menjadi pembuka obrolan yang hangat bagi orang – orang yang baru saja saling bertemu atau telah lama terpisah sekian tahun.

Filosofi Kopi

“Seindah apa pun huruf terukir, dapatkah ia bermakna apabila tak ada jeda? Dapatkah ia dimengerti jika tak ada spasi?”

“Karena kopi tak pernah memilih siapa yang layak menikmatinya. Karena di hadapan kopi, kita semua sama.”

“Cuma segelas kopi yang bercerita kepadaku bahwa yang hitam tak selalu kotor dan yang pahit tak selalu menyedihkan.”

“Karena kita tidak bisa menyamakan kopi dengan air tebu. Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” [Red].

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.