Mengenal Therapi Sujok Bagi Kesehatan Tubuh Oleh : Dede Farhan Aulawi

Mengenal Therapi Sujok Bagi Kesehatan Tubuh Oleh : Dede Farhan Aulawi

Mengenal Therapi Sujok Bagi Kesehatan Tubuh

Oleh : Dede Farhan Aulawi

MEDIAANDALAS.COM, BANDUNG – Akhir-akhir ini sebagian orang sering mendengar istilah Sujok atau Therapi Sujok, tetapi tentu hanya sedikit yang mengerti tentang therapi Sujok tersebut.

Therapi Sujok merupakan suatu metode atau teknik pengobatan yang berasal dari Korea Selatan, dan ditemukan oleh Prof. Park Jae Woo. Su jok berasal dari dua kata “su” yang berarti telapak tangan dan “jok” yang berarti talapak kaki.

Mengenal Therapi Sujok Bagi Kesehatan Tubuh Oleh : Dede Farhan Aulawi
Mengenal Therapi Sujok Bagi Kesehatan Tubuh Oleh : Dede Farhan Aulawi.

Sujok mulai dikenal sejak tahun 1984 lalu berkembang ke beberapa negara di Eropa Timur dan akhirnya ke seluruh dunia. Bahkan di Rusia dan India ada akademi sujok dan pusat penelitiannya.

Therapi sujok adalah konsep therapi yang menggunakan telapak tangan dan kaki dalam teknik pengobatannya, karena kedua anggota tubuh tersebut merupakan pusat dari aliran energi tubuh dari dan ke semua bagian anggota tubuh tersebut.

Secara teoritis, ketika tubuh seseorang merasakan sakit maka bagian tubuh tersebut akan mengirimkan sinyal elektromagnetik ke seluruh bagian tubuh berupa titik nyeri.

Mengenal Therapi Sujok Bagi Kesehatan Tubuh Oleh : Dede Farhan Aulawi
Mengenal Therapi Sujok Bagi Kesehatan Tubuh Oleh : Dede Farhan Aulawi.

Ketika titik nyeri tersebut dirangsang dengan apapun termasuk sentuhan, tekanan, pijatan, ketukan, panas, dingin, warna, listrik, jarum dan lain-lain, maka akan terjadi aliran energi listrik kesembuhan ke tempat atau bagian tubuh yang sakit sehingga seseorang bisa sehat kembali.

Metode pengobatan ini termasuk sangat sederhana, cukup hanya dengan warna, biji -bijian dan/atau magnet.

Hubungan atau korelasi sistem dalam therapi sujok terbagi ke dalam kategori utama, sekunder, parsial sistem, insek sistem, mini sistem, cermin sistem, dan animal sistem.

Pembagian ini bertujuan untuk dapat menemukan titik nyeri secara tepat. Ketika tidak ditemukan di organ yang bersangkutan, misalnya di sistem utamanya maka bisa dilakukan pencarian di parsial sistem.

Jika tidak ketemukan juga di parsial sistem, lalu dilakukan di insek sistem dan begitu seterusnya sampai benar-benar titik nyeri-nya ditemukan.

Akhirnya ditemukan ketepatan titik yang bisa langsung memberikan sinyal penyembuhan pada organ ketika titik tersebut di tekan, dipijat, diwarnai, dipasang seed atau magnet sehingga proses kesembuhan bisa tercapai dalam waktu yang cepat dan instant.

Editor : Zuli

Penulis : Dede Farhan Aulawi

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.