Bunga Edelweis Adalah Salah Satu Korban Dari Tangan Jahil Para Pendaki Gunung

Bunga Edelweis Adalah Salah Satu Korban Dari Tangan Jahil Para Pendaki Gunung

Bunga Edelweis Adalah Salah Satu Korban Dari Tangan Jahil Para Pendaki Gunung

Bunga Edelweis Adalah Salah Satu Korban Dari Tangan Jahil Para Pendaki Gunung
Bunga Edelweis Adalah Salah Satu Korban Dari Tangan Jahil Para Pendaki Gunung

MEDIAANDALAS.COM, ARGALINGGA – Dari Basecamp Pendakian “Rasa cintaku kepada manusia tidak pernah mengalahkan perasaan cintaku kepada alam.”

Apakah lebih bijaksana apabila kita percaya Tuhan telah mentakdirkan seseorang menjadi jodoh, maka tanpa bunga Edelweis pun kita bisa hidup bersama orang yang kita cintai selamanya.

Mitos Bunga Edelweis

Saat kita berbicara mengenai bunga Edelweis, kita tidak bisa membicarakan tentang keindahannya saja, kita tidak bisa terlepas dari mitos yang terdapat pada bunga Edelweis, karena memang, percaya tidak percaya, kekuatan mitos itu sangatlah kuat.

Konon, bunga Edelweis mampu membuat ikatan cinta yang ada pada dua orang manusia yang saling mencintai menjadi sangat kuat dan cinta mereka menjadi abadi, sebagaimana bunga Edelweis yang diartikan sebagai simbol keabadian.

Siapa saja orang yang memetik dan memberikan bunga Edelweis kepada pasangannya, maka jalinan cinta yang sedang Ia bangun dengan pasangannya akan abadi dan tidak mudah berakhir. Karena mitos inilah para pendaki berbondong-bondong memetik dan memberikan bunga langka ini kepada pasangan mereka. Pada akhirnya kita, para pendaki gunung, dituntut dewasa dalam menyikapi mitos tersebut.

Bunga Edelweis adalah bunga indah yang tidak semua orang bisa melihatnya karena bunga ini tidak tumbuh di sembarang tempat, dia hanya tumbuh di atas tanah yang memiliki dataran tinggi, minimal di atas 1.000 mdpl.

Jadi, apabila kita hendak menemui bunga indah yang satu ini, kita dituntut untuk melakukan perjalanan menanjak terlebih dahulu, setelah cape, badan lemas dan merasa dahaga, barulah kita diizinkan untuk bercengkrama dengan bunga Edelweis.

Biarkan bunga Edelweis tumbuh, berkembang biak pada tempat seharusnya, biarkan bunga Edelweis menjadi pelepas dahaga para pendaki gunung.

Biarkan bunga Edelweis menjadi alasan banyak pendaki gunung merasa bahagia setelah kelelahan dalam pendakian, biarkan dan biarkan.

Filosofi Bunga Edelweis

Bunga Edelweis mengandung filosofi bahwa cinta sejati selalu membutuhkan pengorbanan, perjuangan, kesungguhan dan kedewasaan supaya kita bisa mendapatkan cinta sejati dalam perjalanan kehidupan ini.

Pengupayaan Melestarikan Bunga Edelweis

Di balik banyaknya berita yang menyedihkan tentang bunga Edelweis, bunga abadi ini, ternyata ada kabar yang mampu membuat hati kita sedikit tersenyum.

Di wilayah Gunung Dieng, dataran tinggi Jawa Tengah, para petani di sana membudidayakan bunga Edelweis dengan cara menanamnya dari biji dan menyebarkan pertumbuhannya di sekitar induknya. Hal ini dilakukan dalam upaya menyelamatkan bunga Edelweis dari kepunahan. [Rls/Tim Redaksi].

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.