Polres Lampung Barat Gelar Konferensi Pers Terkait 5 Perkara yang Telah Diungkap Di Bulan Oktober 2019

Polres Lampung Barat Gelar Konferensi Pers Terkait 5 Perkara yang Telah Diungkap Di Bulan Oktober 2019
Media Andalas
Follow me

Polres Lampung Barat Gelar Konferensi Pers Terkait 5 Perkara yang Telah Diungkap Di Bulan Oktober 2019

MEDIAANDALAS.COM, LAMPUNG BARAT – Polres Lampung Barat menggelar Konferensi Pers terkait dengan beberapa perkara yang berhasil di ungkap pada bulan Oktober 2019 oleh Polres Lampung Barat dan Jajaran Polsek seperti 5 Laporan Polisi di antaranya 2 Laporan Polisi terkait dengan Penipuan dan Penggelapan dan 3 Laporan Polisi Pencurian dengan Pemberatan. Sabtu (02/11/19).

Kapolres Lampung Barat AKBP Rachmat Tri Hariyadi, S.IK., M.H,. di dampingi Waka Polres Kompol Vicky Dzulkarnai bersama Kasat Reskrim AKP Made Silpa Yudiawan, S.IK,. SH,. dan Kapolsek Bengkunat Iptu Ono Karyono, SH,. MH,. saat Konferensi Pers mengatakan Pengungkap kasus yang pertama terkait dengan pencurian sapi yang di ungkap oleh jajaran Polsek Bengkunat berawal laporan dari warga tentang kehilangan 3 ekor sapi sehingga upaya dari Polsek Bengkunat yang di pimpin Kapolsek Bengkunat Iptu Ono Karyono, SH,. MH,. bersama anggotanya terus melakukan upaya dengan mengikuti jejak sapi-sapi tersebut.

Kemudian Kapolsek bersama anggotanya dan di bantu warga, menemukan sapi korban di dalam hutan, kemudian Polisi terus melakukan penyelidikan terhadab pelakunya kurang lebih 2 hari datang dua Pelaku, Jaya Burhan dan Komarudin, melihat hal itu Polisi langsung menangkap dua pelaku tersebut. dan kedua pelaku mengakui telah mencuri 3 ekor sapi tersebut atas perintah Ariyanto Sulistiyono,” terang Kapolres.

Polisi langsung melakukan penangkapan terhadap Ariyanto Sulistiyono yang merupakan pelaku utama dan saat dilakukan penangkapan pelaku berusaha melarikan diri dari kejaran Polisi kemudia petugas langsung memberikan tindakan tegas terukur kepada pelaku.

Selanjutnya dilakukan pengembangan kepada pelaku lainya dan polisi berhasil menangkap 2 pelaku yakni Lekah (49), warga Pekon Sukarame Kec. Ngaras, Kab. Pesisir Barat., dan Hendriyansah (24), Warga Pekon Sukarame, Kec. Ngaras, Kab. Pesisir Barat.

Kemudian kami terus melakukan pengembangan pencurian sapi, setelah dilakukan pengembangan kembali bahwa pelaku telah melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Pencurian Ternak Sapi) yang lain sebanyak 24 TKP yang berada di 3 Polsek di Kabupaten Pesisir Barat yakni wilayah hukum Polsek Bengkunat, Polsek Pesisir Selatan dan Polsek Pesisir Tengah dengan hasil keseluruhan mendapatkan 65 ekor sapi dari 24 TKP tersebut dan sapi-sapi hasil curian pelaku di jual di luar Provinsi yakni Sumatra Selatan,” ucap Kapolres.

Masih ada kasus lain yakni tindak pidana curat dan di amankan 3 orang pelaku yakni Suherman, Padli Efendi dan Deska Pirnando ketiganya merupakan warga Bandar Negeri Suoh, Kabupaten Lampung Barat.

Para pelaku mengambil barang-barang milik korban dengan cara mencongkel pintu rumah dan mengambil satu unit komputer merk Acer warna putih, satu uni printer merk Epson dan satu unit TV 14 In merek Nagoya,” ungkap Kapolres.

Kasus selanjutnya penipuan atau penggelapan yang di lakukan oleh Pelaku yakni Imarwanto (38), modus pelaku membantu membayarkan pajak satu unit kendaraan R 4 Merk Mitsubishi Type Colt Diesel FE 74 S dengan Nopol BE 9421 Q namun setelah pembayaran pajak selesai mobil tersebut tidak di kembalikan kepada korban,” terang Kapolres.

Sementara kasus penipuan dan penggelapan juga dilakukan oleh pelaku Imawan Saputra, (36), yang merupakan Pegawai Negeri Sipil selaku Kepala Seksi SDM Dinas Pariwisata Kabupaten Pesisir Barat.

Kronologis penangkapan berdasarkan laporan korban M yang tertuang dalam laporan polisi nomor: LP / B-609 / X/ 2019 / Polda Lampung / Res Lambar tertanggal 1 Oktober 2019.

“Jadi tepatnya, pada 8 Maret 2019 yang lalu tersangka meminta uang sebesar Rp 105.000.000,- (seratus lima juta rupiah) kepada korban yang berinisial M, dan berjanji akan mengajak bisnis senilai 1,2 milyar. Akan tetapi uang tersebut digunakan tersangka untuk keperluan pribadinya, sedangkan bisnis yang dijanjikan tersebut tidak ada,” kata Kapolres saat menggelar Konferensi Pers.

Kini proses perkara tindak pidana penipuan ini ditangani oleh unit satu Satreskrim Polres Lambar yang saat ini masih dalam proses penyidikan hingga dilimpahkan ke kejaksaan Negeri Liwa, dan pasal yang dipersangkakan yakni pasal 372 dan atau 378 dengan ancaman hukuman penjara paling lama empat tahun,” jelas Kapolres.

Ungkap kasus selanjutnya curat yang di ungkap Polsek Bengkunat pelaku yang di amankan Widodo Jaya Marta, modus pelaku mencungkil pintu rumah tetangganya dan mencuri satu buah Hanphone berbagai merk dan uang sebesar Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah).

Kini pelaku dan barang buktinya di amankan di mapolsek Bengkunat guna proses lebih lanjut,” tutup Kapolres. [Dewi Jeje].

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.