Kabid Humas Polda Jabar: Team Resmob Bersama Anggota Dalmas Polres Cirebon Kota Polda Jabar Amankan 23 Orang Pelajar Diduga Akan Tawuran

Kabid Humas Polda Jabar: Team Resmob Bersama Anggota Dalmas Polres Cirebon Kota Polda Jabar Amankan 23 Orang Pelajar Diduga Akan Tawuran

Kabid Humas Polda Jabar: Team Resmob Bersama Anggota Dalmas Polres Cirebon Kota Polda Jabar Amankan 23 Orang Pelajar Diduga Akan Tawuran

MEDIAANDALAS.COM, KOTA CIREBON – Pada hari Senin tanggal 25 Nopember 2019 Tim Buser berikut anggota Sabhara/ Dalmas telah mengamankan 23 (dua puluh tiga) orang anak pelajar sedang melakukan rolling (Konvoi) dengan mengendarai sepeda motor yang diduga akan melakukan tawuran di sekitar Jl.Wahidin Kel. Sukapura Kota Cirebon.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy SH, S.Ik, M.Pict, M.Iss melalui Kasat Reskrim AKP Deny Sunjaya, SH yang disampaikan Kasubag Humas IPDA NGATIDJA, SH, MH mengatakan berawal dari adanya informasi masyarakat akan adanya aksi sekelompok motor di sekitar Jalan Wahidin yang melakukan konvoi kendaraan yang patut diduga akan melakukan aksi tawuran.

Diinformasikan oleh Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko S.I.K. bahwa untuk menindaklanjuti hal tersebut Team Resmob berikut Anggota Dalmas Polres Cirebon Kota Polda Jabar, langsung bergerak cepat untuk membubarkan dan mengamankan 23 (dua puluh tiga) orang laki-laki berikut senjata tajam. berupa parang/samurai yang terbuat dari seng menyerupai sajam serta sepeda motor yang kemudian dibawa ke Sat. Reskrim Polres Cirebon Kota untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Untuk pelajar yang telah diamankan, akan dilakukan pendataan sekaligus mengundang para orangtua dengan membuat surat pernyataan.

Sementara untuk pelajar inisial “E” (18), warga Kab. Cirebon yang membawa Sajam di lakukan penahanan dengan menerapkan asal 2 UU darurat No. 12 Tahun 1951 tentang larangan membawa sajam,

Reporter Media Andalas Polda Jabar : Fanny

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.