Longsor di Cimanggung Sumedang Belasan Warga Ditemukan Tewas Termasuk Danramil

MEDIAANDALAS.COM, SUMEDANG – Akibat longsor di Cimanggung Sumedang kemarin, dikabarkan tiga orang selamat, 11 dalam keadaan meninggal dunia dan delapan orang masih dalam pencarian.

Kantor Pencarian dan Penyelamatan (SAR) Bandung menyatakan 11 warga menjadi korban meninggal dunia akibat longsor yang terjadi di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang.

Kepala SAR Bandung Deden Ridwansyah mengatakan masih ada sejumlah orang yang dicari karena diduga masih tertimbun tanah longsoran.

Korban yang tertimbun material longsor di Desa Cihanjuang sejumlah 22 orang yang terdiri dari tiga orang selamat, 11 dalam keadaan meninggal dunia, dan delapan orang masih dalam pencarian akibat longsor.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (09/01/21) sekitar pukul 15.30 WIB ketika wilayah tersebut sedang dilanda hujan. Kemudian longsor susulan terjadi pada pukul 19.00 WIB.

Deden Ridwansyah Kepala SAR Bandung mengatakan karena kondisi hujan dan adanya retakan tanah di bagian atas, pencarian akan di lanjutkan pukul 07.00 WIB, Minggu.

Selain warga, peristiwa itu juga membuat sejumlah petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumedang, Petugas SAR, dan Aparat TNI dikabarkan menjadi korban meninggal dunia akibat longsor susulan.

Mereka pada saat itu tengah melakukan pendataan korban serta melakukan proses pencarian. Namun pihak SAR belum menyebutkan identitas mereka secara rinci.

Kepala Kantor Basarnas Bandung beserta seluruh jajaran mengucapkan bela sungkawa sedalam dalamnya terhadap seluruh korban dan juga warga terdampak di Desa Cihanjuang, terlebih banyak rekan potensi SAR yang sedang bertugas menjadi korban longsor ini.

Longsor di Cimanggung Sumedang Belasan Warga Ditemukan Tewas

Berita Duka dari Sumedang

Komandan Koramil Cimanggung, Kapten Setyo Pribadi, meninggal dunia akibat tertima longsor yang melanda kawasan perumahan  di Dusun Bojong Kondang, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Sabtu (09/01/21) sekitar pukul 17.00 WIB.

Janazah korban berhasil dievakuasi  beberapa jam setelah kejadian. Selain Danramil, Yedi (Kasi BPBD Sumedang) dan Suhanda (Kasi Trantib Kecamatan Cimanggung) turut menjadi korban akibat tanah longsor di Cimanggung Sumedang.

Sebelumnya telah terjadi longsor di Dusun Bojongkondang Desa Cihanjuang Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang, Sabtu (09/01/21) sekitar pukul 15.30 WIB.

Ada 18 rumah warga yang terkena longsor pertama. Kemungkinan warga yang tertimbun longsor 8 orang. Bada magrib, tim yang akan mengevakuasi turun ke lokasi.

Sekitar pukul 19.00 WIB terjadi longsor susulan/kedua yang menimpa warga dan Tim Evakuasi.

Sekitar pukul 22.00 WIB Tim Evakuasi dari BPBD Sumedang, Basarnas, serta Polres dan Kodim 0610 Sumedang, melanjutkan pencarian dan penyelamatani, dengan hasil sebagai berikut 3 orang selamat (luka berat), 11 orang meninggal (1 MP Kecamatan Cimanggung, 1 Kasi BPBD Sumedang, 1 Staf Basarnas, 1 Danramil Cimanggung, dan 7 warga masyarakat.

Sebelumnya ada 15 orang warga selamat (luka ringan), menyelamatkan diri setelah longsor kedua. Setelah korban yang bisa diselamatkan tidak ada lagi, pada pukul 01.20 WIB pencarian dan evakuasi dihentikan dan akan dilanjutkan besok pagi.

Adapun dari peristiwa longsor kedua itu juga membuat bertambahnya korban meninggal dunia. Proses pendataan pun, kata dia, masih terus dilakukan.

Petugas pun melakukan pencarian hingga pukul 01.22 WIB, Minggu. Namun proses pencarian itu dihentikan sementara karena situasi dan kondisi yang tidak memungkinkan karena masih turunnya hujan. [Gunawan].

Avatar

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.