Diduga Tiga Jembatan Diabaikan Kontraktor, Jembatan Gampong Sekumur Kecamatan Sekerak Tidak Bisa Dilalui Warga

Diduga Tiga Jembatan Diabaikan Kontraktor, Jembatan Gampong Sekumur Kecamatan Sekerak Tidak Bisa Dilalui Warga

Diduga Tiga Jembatan Diabaikan Kontraktor, Jembatan Gampong Sekumur Kecamatan Sekerak Tidak Bisa Dilalui Warga

MEDIAANDALAS.COM, ACEH TAMIANG – Sebuah Jembatan menuju jalan Desa Sekumur Kabupaten Aceh Tamiang, Kecamatan Sekerak diduga ditelantarkan pengerjaannya oleh pihak kontraktor.

Hasil pantauan mediaandalas.com Aceh Tamiang pekerjaan tersebut  terpasang Papan Informasi Pekerjaan Anggaran APBA Nigas Kabupaten Kota, Rp 2.759,307.000,- (dua milyar tujuh ratus lima puluh sembilan juta tiga ratus tujuh ribu rupiah) kapan siapa, nilai dan masa berakhir pekerjaan tersebut sesuai aturan.

Masyarakat Desa Sekumur merasa kecewa karena jambatan tidak bisa dilalui oleh pengguna jalan yang hendak melintas. Saat awak mediaandalas.com Aceh Tamiang melintas ke Gampong sekumur dan melihat langsung ke lokasi pembangunan jembatan, memang terlihat dan berkesan di terlantarkan kontraktornya.

Penyebab keterlambatan pekerjaan tersebut belum diketahui apa sebab musababnya jembatan itu belum selesai sampai sekarang, sementara warga masyarakat Desa Sekumur sangat membutuhkan supaya jembatan itu cepat selesai.

Kabiro mediaandalas.com Aceh Tamiang mencoba menghubungi Datok Desa Sekumur, Maimunah selaku Datok Gampong Sekumur menerangkan “Memang betul wilayah pembangunan jembatan itu di Wilayah Desa Sekumur, namun saya tidak tahu apa sebabnya pembangunan jembatan itu belum selesai.”

Tambah Datok Gampong Sekumur, “Soal kecewa, memang betul kami sangat kecewa, dengan pelaksanaan kegiatan jembatan itu tidak selesai, karena warga Sekumur melintas membawa hasil pertanian, secara otomatis warga  Desa Sekumur sangatlah menginginkan supaya jembatan itu dipercepat penyelesaiannya, saya selaku Datok Desa Sekumur, sudah pernah menyampaikan pada pihak kontraktor, dan katanya itu akan diselesaikan.” Tandasnya.

Hal ini betul – betul sangatlah merugikan Pemerintah lebih lebih pengguna jalan, Pemerintah Pusat maupun Daerah sudah memaksimalkan Pembangunan infrastruktur Daerah maupun Kota hingga ke Desa – Desa, yang mana tujuan Pemerintah Daerah membangun jalan maupun jembatan guna kepentingan masyarakat dan mempermudah akses jalan warga. [Dedy Sitompul].

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.