Terkait Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Tenaga Pengajar SMP Negeri 01 Baradatu, Kadis Pendidikan Kabupaten Way Kanan Terkesan Buang Badan dan Berkilah

Seorang Kakek di Way Kanan Tempuh Jalur Hukum, Tak Terima Cucunya Dianiaya Oknum Guru

Terkait Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Tenaga Pengajar SMP Negeri 01 Baradatu, Kadis Pendidikan Kabupaten Way Kanan Terkesan Buang Badan dan Berkilah

MEDIAANDALAS.COM, BLAMBANG UMPU – Terkait dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum tenaga pengajar SMP Negeri 01 Baradatu, pada anak didik di SMP tersebut. Usman Karim selaku Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Kabupaten Way Kanan terkesan lempar tanggung jawab.

Pasalnya saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (29/10/19), Kadis yang segyogianya menyikapi dengan bijak apa yang terjadi pada jajarannya.

Menurut Kadis “Saya belum memahami berita tersebut, dikarenakan kemarin saya tidak masuk dan baru masuk hari ini, melainkan  konfirmasi kepada pak bintang selaku Kabid Dikdas,” kilahnya.

Namun dia (Kadis) menegaskan, “Jika dia (Wiwin) salah, ya tempuhlah jalur hukum, agar memberi efek jera kepada pelaku tersebut dan memberi contoh kepada guru lain, tetapi perlu diingat dulu kita selaku orang tua memarahi seorang anak karena ada penyebab nya,” kata Usman Karim.

“Mengenai masalah ini juga belum ada laporan terhadap saya selaku Kepala Dinas,” pungkasnya.

Baca Juga : Seorang Kakek di Way Kanan Tempuh Jalur Hukum, Tak Terima Cucunya Dianiaya Oknum Guru

Dalam pemberitaan sebelumnya berjudul Seorang Kakek di Way Kanan Tempuh Jalur Hukum, Tak Terima Cucunya Dianiaya Oknum Guru karena tidak terima atas tindakan oknum guru yang terkesan arogan pada siswanya, seorang kakek akhirnya menempuh jalur hukum.

Dijelaskan bahwa lagi – lagi Dunia Pendidikan kembali tercoreng oleh oknum guru yang telah menganiaya siswa dilingkup sekolahan, hal itu terjadi di SMP Negeri 01 Gunung Labuhan, pada hari Sabtu (26/10/19).

Sang Buana Bin Tuan Rajo seorang kakek berusia 49 tahun, warga Kelurahan Gunung Labuhan  RT/RW  001/001, Kecamatan Gunung Labuhan, Kabupaten Way Kanan terpaksa melaporkan salah satu oknum guru cucunya kepihak Kepolisian Resort (Polres) Way Kanan.

Laporan itu terkait tindakan Wiwin salah satu tenaga pengajar di SMP Negeri 01  Gunung Labuhan yang diduga telah menganiaya cucunya yang mengecam pendidikan di Sekolah tersebut.

Sebagaimana yang disampaikan Sang Buana, pada saat cucunya yang berinisial M.ER (14) pulang ke rumah dan mengatakan kalau dirinya (M.ER) telah dipukul oleh guru nya yang bernama Wiwin dibagian dada sebanyak Dua kali, dibibir Satu kali dan punggung sebelah kiri sebanyak Satu kali, setelah itu saya berinisiatif mendatangi  guru tersebut, untuk  mempertanyakan hal yang dialami oleh cucunya. [Tegor].

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.