Pertanyakan Kasus DBH, GEPMA Labusel Unjuk Rasa di POLDASU

Pertanyakan Kasus DBH, GEPMA Labusel Unjuk Rasa di POLDASU

Pertanyakan Kasus DBH, GEPMA Labusel Unjuk Rasa di POLDASU

MEDIAANDALAS.COM, SUMUT – Desak Poldasu tetapkan Kasus Dana Bagi Hasil (DBH) PBB Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara. Gerakan Pemuda dan Mahasiswa Labuhanbatu Selatan (Gepma Labusel) lakukan unjuk rasa di depan Mapolda Sumatera Utara (POLDASU), Kamis (28/11/19) terkait dugaan Penyelewengan Dana Bagi Hasil Pajak Bumi dan Bangunan Tahun Anggaran 2013-2015 yang Menyeret Nama Bupati Labuhanbatu Selatan H. Wildan Aswan Tanjung.

Pertanyakan Kasus DBH, GEPMA Labusel Unjuk Rasa di POLDASU
Pertanyakan Kasus DBH, GEPMA Labusel Unjuk Rasa di POLDASU. [Anas Harahap].

Dalam Orasinya, Massa GEPMA meminta kepada Aparat penegak hukum mengusut  diploma hasil gelar Perkara di Mabes Polri yang menurut mereka harusnya tim penyidik sudah akan dapat menentukan tersangka dalam kasus ini.

Dalam Sejumlah tuntutan tertulis GEPMA Labusel meminta :

  1. Meminta Kapolda Sumatera Utara segera menetapkan status Bupati Labusel apabila terbukti bersalah.
  2. Meminta KPK dan BPKP Pusat mengambil alih Kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi DBH-PBB Labusel
  3. Meminta Kapolda Sumatera Utara segera memamnggil dan memeriksa Pimpinan PKS PT. Asam Jawa dan mengambil alih penangan dan penindakan atas dugaan pencemaran dan perusakan lingkungan dan/dumping limbah yg diduga dilakukan oleh pihak PKS PT. Asam Jawa.

Sarwedi Harahap Selaku Ketua Umum GEPMA Labusel tidak banyak memberikan komentar dia hanya menekankan agar POLDASU segera menetapkan status Wildan.

“Saya tidak perlu lagi banyak komentar, intinya Kami tidak ingin kasus ini berlarut-larut kapolda segera menetapkan status bupati labusel. Jika memang tidak sanggup dalam menangani kasus ini kami meminta KPK mengambil Alih dalam kasus ini.” Tegasnya. [Anas Harahap].

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.