Pasca Teror Bom, Polri Lakukan Pengamanan Malam Takbir dan Salat Ied

Pasca Teror Bom, Polri Lakukan Pengamanan Malam Takbir dan Salat Ied

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. (Issak Ramadhani for JawaPos.com)

MEDIAANDALAS.COM, JAKARTA – Dilansir dari JawaPos.com, Pasca terjadinya bom bunuh diri di pom pantau Tugu Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin (3/6) malam, polisi tetap melakukan penjagaan keamanan secara maksimal. Meskipun bom di Sukoharjo low explosive dan dilakukan oleh amatir, tidak membuat aparat lengah dalam menciptakan situasi yang kondusif.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, untuk pengamanan malam takbir dan hari raya Idul Fitri tetap dilakukan secara maksimal. Polri tetap berupaya melakukan langkah-langkah pencegahan untuk semua jenis tindak kejahatan.

“Polri tidak underestimate walau pelakunya amatir tetap kita fokus untuk antisipasi segala macam ancaman, dan gangguan yang mungkin bisa terjadi. Kita akan laksanakan secara maksimal,” ujar Dedi di Mabes Polri Jakarta Selatan, Selasa (04/06/19).

Meski begitu, Dedi memastikan tidak ada penambahan jumlah personel untuk keamanan. Polri masih menyiagakan 90 ribu pasukan untuk operasi ketupat selama musim libur Hari Raya Idul Fitri 1440 hijriah. “Jumlah personel yang terlibat operasi sudah cukup memadai dalam rangka pengamanan,” jelasnya.

 

Begitu pula untuk status kemanan, polri tidak melakukan peningkatan. “Kalau peningkatan status enggak, tapi kalau waspada terus,” ucap Dedi. Mantan Wakapolda Kalimantan Tengah itu mengatakan, polri akan melakukan penjagaan disejumlah objek vital. Seperti tempat wisata, bahkan area-area yang digunakan untuk salat ied akan dijaga pula. “Tempat-tempat yang akan menjadi lokasi salat Idul Fitri aparat akan melakukan pengamanan,” tegas Dedi.

Lokasi bom bunuh diri di depan Pos Pam Kartasura (Dok Radar Solo/ Jawa Pos Group)
Lokasi bom bunuh diri di depan Pos Pam Kartasura (Dok Radar Solo/ Jawa Pos Group)

Sementara itu untuk anggota polisi yang berjaga juga akan diterapkan pengamanan barrier. Petugas yang tidak dibekali senjata akan dijaga oleh pasukan Brimob. Sehingga keselamatannya petugas bisa terjamin. Di sisi lain, polri nengaskan situasi di Sukoharjo sudah kondusif. Masyarakat diminta untuk tidak khawtir berkativitas. Polri tetap melakukan langkah pencegahan supaya tidak ada lagi aksi teror.

(Sumber : JawaPos.Com)

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.