Nyangkruk Kamtibmas Bersama Netizen Gresik, Bebas Hoax, Provokatif dan Isu Sara

Nyangkruk Kamtibmas Bersama Netizen Gresik, Bebas Hoax, Provokatif dan Isu Sara

Nyangkruk Kamtibmas Bersama Netizen Gresik, Bebas Hoax, Provokatif dan Isu Sara

Nyangkruk Kamtibmas Bersama Netizen Gresik, Bebas Hoax, Provokatif dan Isu Sara
Nyangkruk Kamtibmas Bersama Netizen Gresik, Bebas Hoax, Provokatif dan Isu Sara. [Hari Riswanto].

MEDIAANDALAS.COM, GRESIK – Nyangkruk Kamtibmas bersama Netizen Gresik yang digelar Diskusi Publik Sharing With Cyber Comunnity dengan Tema “Kecerdasan Netizen Gresik Dalam Pilkada 2020,” Strategies For Combating Hoax and Fake News Bertempat di Cafe Luminous Gresik. Sabtu (08/02/20) malam sekitar pukul 19.00 WIB.

Dalam acara tersebut dihadiri kurang lebih 50 peserta dari Netizen dan perwakilan komunitas dunia maya yang ada di Gresik, diantaranya Komunitas GS (GRESIK SUMPEK), Nds (Ndukun Sumpek), Kabar Panceng, DU (Driyorejo Update), GD (Gresik Damai), Gresker, juga U.S.K (Update Seputar Kedamean)

Hadir dalam acara tersebut sebagai narasumber, Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo SH SIK MH, Kepala Dinas Diskominfo Gresik Budi Raharjo SH., serta Ketua Netizen Gresik Mas Hefsi Whiskeynovic.

Dalam sambutannya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko memaparkan terkait pentingnya menjaga kamtibmas di dunia maya dan dalam waktu dekat Kabid Humas Polda Jatim akan membentuk Polmas digital dengan melibatkan para netizen.

Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menuturkan, Awal 2018 adalah zaman dimulainya revolusi industri yang ditandai dengan sitem cyber physical, dampak positif globalisasi diantaranya ada kemudahan komunikasi karena adanya kemajuan sedangkan dampak negativnya salah satunya adalah mudahnya informasi yang provokatif menyebarluaskan di media.

“Tidak hanya menggiring opini terkadang hoax juga menjadi ajang untuk having fun yang menguji kecerdasan dan kecermatan pengguna.”

Membentengi warganet dari permasalahan yang kerap dijumpai di jejaring sosial seperti penyebaran berita Hoax, atau pun ujaran kebencian dengan nuansa SARA, Polisi yang pernah menjabat Kabidhumas Polda Jabar ini juga memberikan wawasan tentang Undang Undang ITE.

“Kami tidak ingin netizen Gresik harus berurusan dengan hukum gara-gara melakukan tindakan yang kurang terpuji di media sosial,” imbuhnya

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo, S.H., S.I.K., M.H., Mengungkapkan, menghadapi tahun politik ini, pihaknya mengharap agar netizen proaktif membantu Polri untuk meminimalisir ‘Black Campaign’ melalui media sosial.

“Pemilukada sebentar lagi dilaksanakan, melalui pertemuan ini diharapkan para Netizen dapat membantu Polri dalam memerangi berita-berita Hoax yang di hembuskan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk mengganggu stabilitas kamtibmas.” tutur AKBP Kusworo Wibowo, S.H., S.I.K., M.H.

Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo mengatakan dalam kegiatan yang mengusung tema ‘Netizen Cerdas Jelang Pilkada Gresik Tahun 2020’ diharapkan para netizen untuk lebih cerdas dan bijak dalam bersosmed.

“Jadi teman-temanku semua, netizen di Gresik ketika mengunggah sesuatu di sosmed (Instagram, Facebook, Twitter, red) yang berkaitan dengan Pilkada Gresik untuk lebih berhati-hati. Supaya unggahan teman-teman ini nanti tidak menimbulkan kecemasan, apalagi pertikaian antar Netizen.” harapnya

Kadis Kominfo Pemkab Gresik, Budi Raharjo mengatakan, mengenai perilaku netizen di gresik ketika berinteraksi di medsos. Secara umum dari 20 fans page facebook dan 20 akun instagram, perilaku netizen di gresik masih dalam kategori dinamis konstruktif.

“Artinya netizen atau fanspage acapkali mengkritisi Pemda, namun masih dalam koridor UU, jadi netizen gresik dalam kategori cerdas, kelebihan netizen Gresik dibandingkan dengan yang lain adalah Gresik mempunyai tradisi santri yang kuat. Seberapa besar interaksi di dunia maya, mereka tetap bertemu dalam dunia nyata dalam komunitas atau jamiiyah. Sehingga dapat mengurangi potensi keterbelahan perbedaan di dunia maya.” jelasnya.

Dia juga berharap dan menghimbau agar netizen tetap dinamis konstruktif, menjaga agar tidak menyebar luaskan hoax dan black campaign. Netizen pendukung peserta kontestasi diharapkan fokus kepada program yang disampaikan oleh para kandidat.

Dalam acara tersebut, Kadis Kominfo Budi Raharja, S.H., juga mengapresiasi kegiatan cangkrukan kamtibmas kecerdasan Netizen Gresik dalam Pilkada 2020 yang digelar oleh netizen Gresspedia bersama Polres Gresik.

“Dengan acara ini, kami merasa senang bisa lebih akrab dengan netizen, sekaligus memberikan sosialisasi, pengetahuan dan wawasan yang baru, kalau bisa kegiatan seperti ini diagendakan secara berkala,” ujar Kadis Kominfo Budi Raharja, SH,. [Korwil Jatim : Hari Riswanto].

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.