Kerap Lakukan Aksi Curanmor, Polsek Sukarame Tangkap RS (33) dan SH (30) Sebagai Penadah

Kerap Lakukan Aksi Curanmor, Polsek Sukarame Tangkap RS (33) dan SH (30) Sebagai Penadah

Kerap Lakukan Aksi Curanmor, Polsek Sukarame Tangkap RS (33) dan SH (30) Sebagai Penadah

MEDIAANDALAS.COM, BANDAR LAMPUNG – Kota Bandar Lampung (Lampung). Kepolisian Sektor Sukarame Polresta Bandar Lampung berhasil menangkap tersangka pencurian sepeda motor sekaligus penadah barang hasil curian tersebut.

Tersangka pencurian yaitu RS (33) warga Gedong Air Tanjung Karang Barat Bandar Lampung dan SH (30) sebagai penadah hasil curian.

“Modusnya pelaku ini masuk ke dalam rumah korban dengan merusak kunci gembok pagar kemudian masuk mendorong sepeda motor keluar rumah, setelah itu mematahkan kunci stang sepeda motor dan mendorong sepeda motor tersebut,” ucap Kapolsek Sukarame AKP Poeloeng Arsa Sidanu, S.Ik, Rabu (13/11/1/19).

Tersangka pencurian yaitu RS (33) warga Gedong Air Tanjung Karang Barat Bandar Lampung dan SH (30) sebagai penadah hasil curian.
Tersangka pencurian yaitu RS (33) warga Gedong Air Tanjung Karang Barat Bandar Lampung dan SH (30) sebagai penadah hasil curian. [Agus].

Lebih lanjut AKP Poeloeng, menambahkan, bahwa pelaku menghidupkan sepeda motor korban dengan cara membongkar kabel kontak sepeda motor.

Baca Juga : Sempat di Todongkan Senpi, Polantas Polresta Bandar Lampung Gagalkan Aksi Curanmor

Peristiwa pencurian sepeda motor ini terjadi pada hari Rabu tanggal 6 November 2019 sekitar pukul 08:30 WIB, di Jalan Pulau Batam Raya No. 35 Kelurahan Way Halim Permai Kota Bandar Lampung.

“Setelah menerima laporannya kejadian ini, kami lakukan penyelidikan dan mengidentifikasi kendaraan tersebut, akhirnya kami menangkap SH (30) sekaligus penadah, dan kita kembangkan sampai akhirnya pelaku RS (33) berhasil kita amankan,” kata AKP Poeloeng.

Hasil pemeriksaan tersangka RS (33) sudah 10 kali melakukan aksi di wilayah Kota Bandar Lampung.

Barang bukti yang berhasil diamankan yaitu 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat warna hitam No. Pol. BE 2876 AAK, 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat No.Pol BE 2130 AAP warna hitam dan 1 (satu) unit sepeda motor Honda Vario Techno No.Pol BE 4486 OU warna putih.

“Akibat perbuatannya tersebut, tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman penjara selama 7 tahun,” tutup AKP Poeloengan Arsa Sidanu. [Agus].

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.