Kasus Bentrok Berdarah di Register 45 Mesuji, Polda Lampung Sudah Tetapkan 4 Tersangka

Inilah yang Jadi Pemicunya Bentrok di Mesuji Tewaskan Empat Warga

ISTIMEWA : Sebanyak empat orang dilaporkan tewas dalam bentrokan berdarah antarkelompok di kawasan hutan tanaman industri Register 45, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung, Rabu (17/07/19) sekitar pukul 12.00 WIB. Massa dari dua wilayah yang berada di perbatasan Provinsi Lampung dan Provinsi Sumatera Selatan saling bacok, bahkan ada yang menggunakan senjata api.

MEDIAANDALAS.COM, BANDAR LAMPUNG – Dilansir dari Tribun Lampung, Tetapkan empat tersangka, Polda Lampung masih lengkapi pasal-pasal yang disangkakan.

Seperti yang dilansir dari Kompas.com, polisi telah menetapkan empat orang tersangka terkait bentrokan antar kelompok di kawasan hutan tanaman industri Register 45 Mesuji.

Saat dikonfirmasi ulang kepada Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, pihaknya membenarkan adanya penatapan empat tersangka.

“Iya,” jawab Dedi melalui pesan singkat Whatsapp, Selasa 30 Juli 2019.

Disinggung soal empat tersangka dari kelompok mana dan siapa saja, Dedi tidak berkomentar banyak.

“Nanti kapolres akan menyampaikan rilis resminya,” tandasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, saat ini pihaknya masih dalam proses pengusutan hukum atas bentrok yang telah terjadi.

“Saat ini masih menunggu,” ungkapnya.

Disinggung soal penetapan tersangka, Pandra belum bisa berkomentar banyak.

“Kami masih menunggu, saat ini dalam proses penyelidikan,” ucapnya.

Pandra pun belum bisa memastikan kapan perkara ini akan dirilis.

“Nanti pada saat waktunya diumumkan,” sebutnya.

Meski demikian Pandra mengaku pihaknya telah melakukan pemeriksaan saksi sebanyak 29 orang.

“Proses (dalam tahap) penyelidikan melengkapi konstruksi pasal-pasal untuk yang akan dipersangkakkan kepada tersangka,” tandasnya. [Tribun Lampung].

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.