Kadisdik Benarkan PNS Disdik Lampung Selatan Salah Satu Tersangka Korupsi Pengadaan Alat Olahraga

Kadisdik Benarkan PNS Disdik Lampung Selatan Salah Satu Tersangka Korupsi Pengadaan Alat Olahraga

Ditreskrimum Polda Lampung hadirkan tiga tersangka kasus tindak pidana korupsi pengadaan peralatan olahraga SD di Disdik Lampung Selatan di halaman Mapolda Lampung, Selasa (2/72019). Tersangka korupsi tersebut adalah Yusmardi, Zulfikar dan Nur Muhammad. – Tribunlampung.co.id/Deni

MEDIAANDALAS.COM, KALIANDA – Dilansir dari TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan memastikan Yusmardi masih berstatus PNS (pegawai negeri sipil) di lingkungan disdik hingga saat ini.

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Lampung Selatan, Thomas Americo kepada Tribun, Selasa (2/7/2019).

“Yang bersangkutan masih sebagai PNS dilingkungan Dinas Pendidikan,” terang kepada tribun.

Menurut dirinya, saat ini Yusmardi memang tidak masuk kerja karena sedang menjalani proses hukum atas kasus dugaan korupsi yang menjeratnya.

Thomas Americo menegaskan untuk status PNS dari Yusnardi masih akan menunggu selesai proses hukum (inkracht) di pengadilan tipikor.

Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Latihan Daerah kabupaten Lampung Selatan, Akar Wibowo mengatakan, penegakan aturan terkait dengan status PNS dari Yusmardi yang kini masih jadi PNS di lingkungan Disdik Lampung Selatan masih akan menunggu hasil dari proses hukum yang saat ini masih berjalan.

“Kita tunggu nanti hasil dari proses hukum hingga di pengadilan. Kalau nantinya yang bersangkutan dinyatakan terbukti bersalah dan dijatuhi hukuman, tentu kita akan tindaklanjuti sesuai dengan aturan yang ada,” kata dia kepada Tribun.

Akar menegaskan hingga kini Yusmardi masih berstatus PNS dilingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan

Seperti diketahui Polda Lampung telah melimpahkan kasus dugaan korupsi pengadaan alat olahraga di Disdik Kabupaten Lampung Selatan pada tahun anggaran 2016 silam ke kejaksaan.

Dalam kasus ini menyeret tiga orang tersangka. Dimana satu diantaranya merupakan PNS di lingkungan Dinas Pendidikan kabupaten Lampung Selatan, Yusmardi selaku PPK dalam kegiatan tersebut.

Sementara 2 tersangka lainnya yakni Zulfikar selaku rekanan dan Nur Muhammad selaku Wakil Direktur CV Mika Karisma.

Dalam masa penyelidikan, perkara ini sempat mengalami jalan buntu lantaran salah satu tersangka yakni Nur Muhammad berhasil melarikan diri.

Hingga Polda Lampung pun sempat menerbikan surat DPO (daftar pencarian orang) pada bulan Desember 2018 lalu.

Polda Lampung bekerjsama dengan KPK, berhasil menemukan tersangka Nur Muhammad di tempat persembunyiannya di sebuah kontrakan di kawasan Bumi Serpon Damai, Tangerang Selatan pada 5 Mei lalu.

Selain menetapkan Nur Muhammad sebagai tersangka, penyidik juga menetapkan Yusmardi dan Zulfikar sebagai tersangka.

Ketiga tersangka pun telah ditahan secara bersama-sama pada 25 Mei 2019 lalu. (Tribun Lampung)

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.