Terkesan Asal Jadi, Pelaksanaan Swakelola Pemeliharaan Rutin dan Fungsional Jalan UPTD Wilayah V Simpang Telung Buyut

Ilustrasi Pekerjaan Jalan
Media Andalas
Follow me

Ilustrasi Pekerjaan Jalan

Pelaksanaan Swakelola Pemeliharaan Rutin dan Fungsional Jalan UPTD Wilayah V Simpang Telung Buyut Terkesan Asal Jadi

MEDIAANDALAS.COM, WAY KANAN – Pelaksanaan Swakelola Pemeliharaan Rutin dan Fungsional Jalan UPTD Wilayah V, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Provinsi Lampung tahun 2019 terkesan asal jadi dan pekerjaan diduga tidak sesuai dengan Permen No 13/PRT/M/2011.

Dijelaskan dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 13 /PRT/M/2011 Tentang Tata Cara Pemeliharaan Dan Penilikan Jalan

“Pasal 18 Pemeliharaan jalan meliputi kegiatan pemeliharaan rutin, pemeliharaan berkala, rehabilitasi jalan, dan rekonstruksi jalan, pemeliharaan rutin jalan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan sepanjang tahun, meliputi kegiatan: pemeliharaan / pembersihan bahu jalan, pemeliharaan sistem drainase (dengan tujuan untuk memelihara fungsi dan untuk memperkecil kerusakan pada struktur atau permukaan jalan dan harus dibersihkan terus menerus dari lumpur, tumpukan kotoran, dan sampah), pemeliharaan / pembersihan rumaja, pemeliharaan pemotongan tumbuhan/tanaman liar (rumput-rumputan, semak belukar, dan pepohonan) di dalam Ruang Menfaat Jalan (RUMAJA).

Pelaksanaan Swakelola Pemeliharaan Rutin dan Fungsional Jalan UPTD Wilayah V, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Provinsi Lampung tahun 2019 terkesan asal jadi dan pekerjaan diduga tidak sesuai dengan Permen No 13/PRT/M/2011.
Pelaksanaan Swakelola Pemeliharaan Rutin dan Fungsional Jalan UPTD Wilayah V, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Provinsi Lampung tahun 2019 terkesan asal jadi dan pekerjaan diduga tidak sesuai dengan Permen No 13/PRT/M/2011. [Tegor].

Kegiatan Pemeliharaan Rutin dan Fungsional Jalan UPTD Wilayah lV Lampung Utara Milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Lampung, diduga menjadi ladang korupsi atau untuk memperkaya diri sendiri.

Hal itu dikatakan sumber yang tidak ingin namanya disebutkan, menuturkan pekerjaan tambal sulam hotmik diruas jalan simpang Telung Buyut, itu seperti asal – asalan saja, karena belum apa – apa sudah rusak lagi, untuk lebih jelasnya tanyakan pada warga yang ada didepan pekerjaan, kata sumber.

Menurut data yang di himpun pengerjaan kegiatan Pemeliharaan Rutin dan Fungsional Jalan Wilayah IV Lampung Utara tersebut di kerjakan Swakelola, KLDI Pemerintah Provinsi Lampung, di Satuan kerja Dinas PUPR Tahun Anggaran 2019, yang berlokasi di Kabupaten Lampung Utara, dengan pagu anggaran berkisar 3,5 M, bervolume 64 Km.

Pelaksanaan Swakelola Pemeliharaan Rutin dan Fungsional Jalan UPTD Wilayah V, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Provinsi Lampung tahun 2019 terkesan asal jadi dan pekerjaan diduga tidak sesuai dengan Permen No 13/PRT/M/2011.
Pelaksanaan Swakelola Pemeliharaan Rutin dan Fungsional Jalan UPTD Wilayah V, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Provinsi Lampung tahun 2019 terkesan asal jadi dan pekerjaan diduga tidak sesuai dengan Permen No 13/PRT/M/2011. [Tegor].

Sementara dari keterangan Aripin, yang didampingi anaknya Umi Fatimah menceritakan, pekerjaan itu baru saja Dua bulan tetapi sudah rusak, karena pelaksanaannya asal saja, setelah batu ditaruh langsung disiram aspal, begitu pula bahu jalan tidak ada pembersihan, terangnya.

Sebagaimana diketahui Pelaksanaan Swakelola Pemeliharaan Rutin dan Fungsional Jalan UPTD Wilayah V, Lampung Barat, Pesisir Barat, Way Kanan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Provinsi Lampung tahun 2019 mendapatkan anggaran sangat pantastik dengan besaran Pagu, Rp 3.520.000.000,- (tiga milyar lima ratus dua puluh juta rupiah) namun sayangnya pengelolaan pekerjaan itu diduga tidak terlaksana dengan baik, bahkan di awal pengerjaan, bahu jalan tidak dibersihkan.

Pasalnya belum berusia seumur jagung, tambal sulam hotmik tersebut, sudah mengalami kerusakan. Masyarakat berharap agar Pemerintah Provinsi dapat memberikan teguran pada sejumlah pekerja untuk lebih memperhatikan mutu serta kwalitas pekerjaan, agar perbaikan yang dilakukan oleh dinas terkait dapat dimanfaatkan lebih lama lagi.

Hingga berita ini diterbitkan, tidak ada satu pun pihak UPTD Wilayah V yang dapat dihubungi, namun dari informasi yang dihimpun awak media, PPTK nya bernama Suprihatin. [Tegor].

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.