Polemik Status Hibah Lahan Pemakaman Kelurahan Daya Murni Dipertanyakan

Pembangunan Drainase dan Jalan yang melintas Tanah Pemakaman Kelurahan Daya Murni

Polemik Status Hibah Lahan Pemakaman Kelurahan Daya Murni Dipertanyakan

MEDIAANDALAS.COM, TUBABA – Lahan pemakaman di Kelurahan Daya Murni Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) menurut informasi yang berkembang dimasyarakat tanah pemakaman tersebut adalah tanah hibah justru menimbulkan polemik.

Saifudin LK 3 Daya Murni
Saifudin LK 3 Daya Murni

Saifudin, LK 3 Kelurahan Daya Murni mengungkapkan “Tanah pemakaman Kelurahan Daya Murni agar segera dibereskan, agar masyarakat tidak resah jika ada yang meninggal, terutama juru kunci tanah pemakaman khawatir karena tanah tersebut sengketa, saya selaku LK 3 meminta Lurah Daya Murni segera menyelesaikan permasalahan tanah ini, agar warga tidak resah saat ada keluarganya yang meninggal. Rabu, (31/07).

Lanjut Saifudin, “Hal ini disebabkan karena ada salah satu warga berinisial (HL) yang datang ke saya meminta tanda tangan surat jual beli tanah yang berlokasi di area pemakaman tersebut”.

Abdul Rahman LK 2 Daya Murni
Abdul Rahman LK 2 Daya Murni

Ditempat terpisah saat Media Andalas menemui Abdul Rahman LK 2 menuturkan bahwa “Terkait status tanah makam di Kelurahan Daya Murni menjadi dilema bagi warga, pasalnya ada pihak lain yang mengklaim tanah tersebut, jika pun ada yang mengkalim harus diminta dasarnya. saya selaku LK 2 meminta Lurah Daya Murni untuk segera menyelesaikan dan memberi solusi tanah makam ini.” Rabu, (31/07).

Abdul Rahman menambahkan “Keberadaan status lahan pemakaman tersebut saat ini menimbulkan kekhawatiran warga, pasalnya apabila ada warga yang meninggal harus dikuburkan dimana sementara lahan makam itu sudah sempit. Apalagi saat ini informasinya bahwa ada pihak lain yang mengklaim tanah makam tersebut.”

Media Andalas mencoba mengkonfirmasi perihal keluhan masyarakat tentang status tanah makam di Kelurahan Daya Murni, dari pertemuan pertama Media Andalas tidak bisa bertemu Lurah Daya Murni, saat itu Media Andalas hanya bertemu Sulaiman, selaku Kasi Pemerintahan Kelurahan Daya Murni menyampaikan bahwa, Lurah Daya Murni tidak ada ditempat. Senin, (05/08).

Sulaiman menyatakan akan menyampaikan permasalahan ini langsung dengan Lurah Daya Murni.

Sri Yanti selaku Bendahara Kelurahan Daya Murni menyampaikan bahwa Lurah Daya Murni saat itu sedang melayat jadi tidak bisa menemui.

Tanaman Singkong yang ada di Area Pemakaman Kelurahan Daya Murni
Tanaman Singkong yang ada di Area Pemakaman Kelurahan Daya Murni

Saat Media Andalas meninjau lokasi tanah pemakaman di Kelurahan Daya Murni terlihat area pemakaman tersebut sudah ditanami tanaman singkong.

Informasi tambahan yang berhasil dikumpulkan bahwa, tanaman singkong sudah ada sejak tahun 2014, dan tanah tersebut telah dibangun jalan dan drainase kanan kirinya oleh pemerintah Kelurahan Daya Murni.

Papan Proyek Pekerjaan Drainase dan Jalan Kelurahan Daya Murni
Papan Proyek Pekerjaan Drainase dan Jalan Kelurahan Daya Murni

Dana pembangunan drainase dan jalan tersebut bersumber dari Dana Kelurahan senilai Rp. 217.888.000,- Nama Kegiatan Drainase, Volume Pekerjaan 632 x 0,6 x 2.5 M, Lokasi di LK 3, RT 04, RW 03. Kelurahan Daya Murni.

Pembangunan Drainase dan Jalan yang melintas Tanah Pemakaman Kelurahan Daya Murni
Pembangunan Drainase dan Jalan yang melintas Tanah Pemakaman Kelurahan Daya Murni

Sementara lahan makam yang diklaim sebagai tanah hibah untuk pemakaman dipermasalahkan oleh beberapa warga yang mengaku sebagai ahli waris.

Penelusuran Media Andalas berlanjut kedua kalinya Selasa, (13/08). mencoba menemui Lurah Daya Murni, namun tidak berhasil di temui, Sri Yanti, menyampaikan bahwa Lurah Daya Murni sedang Dinas Luar atas perintah Bupati.

Saat Kabiro Media Andalas Mencoba menghubungi Sekertaris Kelurahan Daya Murni melalui sambungan telpon, Selasa (13/8). mengatakan dirinya sudah komunikasi dengan pak lurah terkait status permasalahan sengketa lahan tanah pemakaman, bahwa menurut lurah, tanah pemakan tersebut status nya tidak ada masalah, walaupun ada warga yaitu pihak ahli waris mengklaim tanah tersebut, apa lagi jika tidak didasari dengan bukti-bukti dengan sertifikat kepemilikan yang jelas,” ungkap Budi, Seketaris Kelurahan Daya Murni.

Hingga berita ini diturunkan, Redaksi Media Andalas belum bisa menemui Suryajaya Rades, S.STP Lurah Daya Murni, berharap agar pihak kelurahan tanggap atas keluhan warga dan segera menindaklanjuti permasalahan polemik tanah pemakaman di Kelurahan Daya Murni, agar masyarakat tidak resah dan tau status tanah makam tersebut. [Basuni].

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.