Pembuatan Drainase Desa Kuala Kepeng Disinyalir Tumpang Tindih dan Mark Up

Kolase Foto : Pembuatan Drainase Desa Kuala Kepeng Disinyalir Tumpang Tindih dan Mark Up. [Ramona].

Pembuatan Drainase Desa Kuala Kepeng Disinyalir Tumpang Tindih dan Mark Up

Kolase Foto : Pembuatan Drainase Desa Kuala Kepeng Disinyalir Tumpang Tindih dan Mark Up. [Ramona].
Kolase Foto: Pembuatan Drainase Desa Kuala Kepeng Disinyalir Tumpang Tindih dan Mark Up. [Ramona].

MEDIAANDALAS.COM, SUBULUSSALAM – Dana Desa dikucurkan Pemerintah diperuntuk guna membangun Desa.

Desa diwajibkan Transparan dalam pelaporan, Indikasi ketidak transparanan Pelaporan Penggunaan Dana Desa dalam hal Pembangunan Infrastruktur.

Indikasi ini terlihat Di Desa Kuala Kepeng, Kecamatan Runding.

Dalam pelaksanaan pembuatan drainase di Desa Kuala Kepeng menimbulkan tanda tanya bagi masyarakat.

Masyarakat Desa Kuala Kepeng mempertanyakan berapa meter semuanya dan berapa volume pekerjaannya, mulai dari pelaksanaan hingga selesai pekerjaan, masyarakat tidak menemukan papan informasi.

Dari hasil penelusuran Media Andalas Kota Subulussalam, mendapatkan informasi dari Darmawan, Ketua BPG Desa Kuala Kepeng di kediamanya. Rabu (04/09/19).

Darmawan membenarkan, tidak ada ketransparanan Penggunaan Anggaran Dana Desa Kepala Desa Kuala Kepeng, “Saya sudah pernah menyampaikan kepada Kepala Desa supaya setiap pekerjaan di pasang papan informasi, agar masyarakat tau berapa anggaran pelaksaan kegiatan tersebut. Ungkap Darmawan saat diwawancarai Media Andalas Kota Subulussalam.

Darmawan menambahkan “Jangankan masyarakat, saya saja sebagai Ketua BPG tidak tahu, dan saya pernah mempertanyakan tentang Anggaran Dana Desa tahun 2018 saya minta APBdes, namun Kepala Desa dengan nada tinggi membentak saya.

Darmawan menyampaikan Perkataan Kepala Desa tersebut, siapa yang mengajari kamu, kau baru kemarin diangkat sudah berani-berani minta APBdes, padahal itukan hak saya sebagai pengawasan.

“Jadi dalam pelaksanaan kegiatan ini ada dugaan mark-up anggaran, terlihat dari pekerjaan yang hanya main tempel saja, sementara drainase itu adalah pekerjaan PNPM, namun tidak terawat, sehingga untuk perawatanya di gunakanlah Dana Desa, pertanyaannya apakah Dana Desa bisa tumpang tindih dengan dana PNPM ?,” Tandas Darmawan. [Ramona].

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.