Merasa Bersalah Agus Salim Kembalikan Kartu PKH Kepada Warga

Merasa Bersalah Agus Salim Kembalikan Kartu PKH Kepada Warga

Merasa Bersalah Agus Salim Kembalikan Kartu PKH Kepada Warga

MEDIAANDALAS.COM, TUBABA – Beberapa warga Tiyuh Penumangan Kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) yang terdaftar sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) namun tidak menerima bantuan tersebut hari ini di panggil oleh Kepalo Tiyuh setempat. Sabtu (19/10/2019).

Di ketahui terdapat 6 warga Tiyuh Penumangan yang di panggil untuk melakukan pertemuan dengan pendamping PKH Tiyuh Penumangan Agus Salim.

Dari ke 6 orang warga tersebut terdapat 3 orang warga terdaftar Penerima PKH namun selama ini tidak mendapatkan nya dan 3 orang lagi adalah warga yang memegang kartu tetapi yang bukan haknya.

Menurut informasi yang diperoleh dari Sekretaris Tiyuh setempat, Tujuan pertemuan tersebut merupakan pengembalian kartu dari yang bukan hak penerima di kembalikan ke penerima aslinya.

“Iya betul tadi ada pertemuan dengan warga atas permintaan Agus Salim pendamping PKH.” Ucap sekretaris Tiyuh Penumangan.

Sekretaris tiyuh tersebut menjelaskan, dalam pertemuan tersebut Agus Selaku pendamping PKH meminta kepada 3 orang warga yang tidak menerima bantuan tersebut untuk membuat Surat pernyataan agar tidak melakukan tuntutan karena hak nya sudah di alihkan.

Hal senada juga di ungkapkan oleh salah satu warga yang baru saja di berikan kartu miliknya mengatakan. “Iya abis di kasih kartu tadi kami di minta oleh agus untuk membuat surat pernyataan agar tidak saling menuntut.” Ungkap salah seorang sumber yang tidak dapat di sebutkan namanya.

Sementara sampai saat ini dari 11 (sebelas) dugaan penyimpangan Kartu PKH pendamping baru mengembalikan Tiga kartu.

Hamdani, M SH,. Ketua Barisan Muda Indonesia (BASMI) mengatakan meskipun sudah di kembalikan, pendamping tersebut harus tetap mempertanggung jawabkan nya apa yang telah menjadi tugasnya.

“Itukan uang negara harus tetap ada pertanggung jawaban nya tidak bisa serta merta main damai gitu aja dan tidak ada pertanggung jawaba nya.” Ucap nya.

Selain itu dirinya juga mengatakan bahwa Agus Salim juga telah mengatahui dan mengakui hal tersebut seperti statment yang telah di beritakan sebelumnya.

“Agus itukan sudah ngaku kalau memang benar ada pengalihan dan itu terjadi di suku (5) lima Penumangan tetapi kenapa selama ini di biarkan nya dari awal, apa karena sudah di beritakan dulu baru di kembalikan.” Kata dia.

Mengacu pada Undang-undang Nomor 13 Tahun 2011 tentang Penanganan Fakir Miskin Pasal 11 ayat (3) Setiap orang dilarang memalsukan data fakir miskin baik yang sudah diverifikasi dan divalidasi maupun yang telah ditetapkan oleh Menteri.

Dalam Pasal 36 ayat (1) Sumber pendanaan dalam penanganan fakir miskin, meliputi:
a. Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara;
b. Anggaran pendapatan dan belanja daerah;
c. Dana yang disisihkan dari perusahaan perseroan;
d. Dana hibah baik dari dalam maupun luar negeri; dan
e. Sumber dana lain yang sah dan tidak mengikat.

Penegasannya pada Pasal 38 “Setiap orang atau korporasi dilarang menyalahgunakan dana penanganan fakir miskin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 36 ayat (1).”

Sementara sampai saat ini tidak ada keterangan dari Agus Salim selaku pendamping Program Keluaraga Harapan (PKH) Tiyuh Penumangan.

Atas kejadian hal tersebut menurut pantauan tim di lapangan Masih ada warga yang merasa di rugikan karena Tidak dapat masuk dalam Program Maju dan Sejahtera (Mantra) yang merupakan Program prioritas Bupati Umar Ahmad Tulang Bawang Barat.

Hal itu di akibatkan karena pada saat pendataan Program Mantra, Nama yg bersangkutan masih memegang kartu PKH namun setelah di kembalikan warga tersebut tidak dapat lagi masuk kedalam Program Mantra [Tim/Basuni].

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.