Ketum GNPK RI: Harus Diusut Tuntas! Terkait Hutang Bank DKI ke Pasar Jaya Senilai Rp 3 Milyar

Ketua Umum GNPK RI HM Basri Budi Utomo, SH, MH, S.IP,

Foto: Ketua Umum GNPK RI HM Basri Budi Utomo, SH, MH, S.IP,. [Red].

Ketum GNPK RI: Harus Diusut Tuntas! Terkait Hutang Bank DKI ke Pasar Jaya Senilai Rp 3 Milyar

MEDIAANDALAS.COM, JAKARTA –  HM Basri Budi Utomo meminta agar Gubernur Anies Baswedan segera turun tangan terkait adanya dugaan pressure dari oknum Dewan Pengawas (Dewas) sehingga berbuntut terjadinya dugaan kongkalingkong dalam pengelolaan lahan parkir, hal ini disampaikan saat mediaandalas.com menghubungi via seluler di Grand Cempaka Hotel, Jakarta Pusat. Senin (02/12/19).

Ketua Umum Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (GNPK RI), HM. Basri Budi Utomo sangat geram mengamati kasus penunjukan pengelolaan parkir tanpa tender kepada BNI, Bank DKI dan Jakpro. “Tidak boleh dibiarkan, harus diusut tuntas,” tegasnya.

Buntutnya Pasar Jaya diduga rugi Rp 3 milyar, karena Bank DKI hutang. “GNPK RI sudah memberikan informasi kepada beberapa anggota DPRD DKI Jakarta di Komisi B dan mendapat respon positif, minggu depan akan di agendakan untuk dibicarakan,” tuturnya.

Basri mempertanyakan sikap Ketua Dewas, Rikrik yang dinilai tidak terbuka dan transparan. “Padahal di mana – mana dia selalu sesumbar akan pasang badan demi Anies. Faktanya dia ngumpetin badan di belakang Anies,” pungkasnya. [Rls/Tim GNPK RI].

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.