Fenomena Kegiatan Kotako 2018 Kampong Longkib, Hingga Kucuran 2 M di 2019

Pembuatan PAM Air dari mulai di bangun sampai sekarang tidak bermanfaat, dananya pun tidak kecil, Rp. 81.550.000,-

Pembuatan PAM Air dari mulai di bangun sampai sekarang tidak bermanfaat, dananya pun tidak kecil, Rp. 81.550.000,- (delapan puluh satu juta lima ratus lima puluh ribu rupiah).

Fenomena Kegiatan Kotako 2018 Kampong Longkib, Hingga Kucuran 2 M di 2019

MEDIAANDALAS.COM, SUBULUSSALAM – Dana Kotako, merupakan dana yang sungguh diharapkan bagi Desa yang mendapatkan.

Dipastikan semua Desa menginginkan Dana Kotako, di luar Dana Desa.

Pasalnya Dana Kotako merupakan Dana Desa Kumuh, tidak banyak pos pelaksanaannya, serta tidak dikenai pajak lagi, sehingga banyak masyarakat menduga yang menerima anggaran pasti diuntungkan.

Di Kecamatan Longkib, Kota Subulussalam ada 10 Desa, hanya Desa Longkib lah yang mendapatkan Dana Kotako Desa Kumuh.

Tahun 2018, Desa Longkib mendapat aliran dana senilai 1 milyar, kemudian tahun 2019, naik menjadi 2 milyar.

Hal ini menimbulkan kekhawatiran dari kalangan masyarakat yang menilai rawan dengan korupsi, sehingga harus dikawal dengan ekstra dalam penggunaanya.

Menurut keterangan Tosa, salah satu masyarakat Longkib, juga mantan KSM menyampaikan kepada mediaandalas.com Kota Subulussalam, Minggu (08/09/19) via seluler bahwa “Dana kegiatan Kotako ini, hanya menguntungkan oknum tertentu, kalau BKM atau KSM hanya sebagai pelaksana kerja saja.”

Menurut Tosa selaku masyarakat Longkib menuturkan “Tidak ada manfaatnya, bahkan mubajir, kegiatan Kotako di Kampong Longkib, sebagai contoh pembuatan PAM Air depan rumah saya ini, mulai dari di bangun sampai sekarang tidak bermanfaat, dananya pun tidak kecil, Rp. 81.550.000,- (delapan puluh satu juta lima ratus lima puluh ribu rupiah) saya merasa keberatan kenapa Dana Kotako tidak fungsikan, Dana 1 Milyar itu bukan kecil,” terang Tosa menutup pembicaraan dengan mediaandalas.com Kota Subulussalam via sambungan seluler. Minggu (08/09/19).

Baca Juga : Rajudin: Kegiatan Kotako Kampong Longkib Terhenti, Karena Segelintir Oknum Tidak Bertanggung Jawab

Hal ini justru besebrangan dengan penyapaian Kepala Desa Longkib Rajudin, bahwa pekerjaan Kotako berjalan sesui dengan aturan dan sangat bermanfaat bagi warga Longkib, yang disampaikannya kepada mediaandalas.com Kota Subulusssalam Sabtu (07/09/19) di kediamannya. [Ramona].

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.