Diduga Oknum PLN Rayon Blambangan Umpu Pasang KWh tanpa Libatkan Pihak Ketiga

Diduga Oknum PLN Rayon Blambangan Umpu Pasang KWh tanpa Libatkan Pihak Ketiga

Diduga Oknum PLN Rayon Blambangan Umpu Pasang KWh tanpa Libatkan Pihak Ketiga

MEDIAANDALAS.COM, BLAMBANG UMPU – Diduga Oknum Karyawan Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Distribusi Lampung Area Kotabumi, Rayon Blambang Umpu, Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung pasang kWh meter listrik tanpa melibatkan pihak ketiga.

Menurut salah satu sumber rekanan yang tidak ingin disebutkan namanya, mengatakan pemasangan kWh meter listrik di Kampung Mesir itu dilakukan oleh karyawan PT. PLN Persero sendiri, tanpa melibatkan kami sebagai rekanan (pihak ketiga), kata sumber, Senin (28/10/19).

Padahal seharusnya pemasangan kWh adalah tugas kami, mengapa dilakukan oleh Karyawan PLN secara langsung, apalagi yang menerima uang sejumlah Rp 1.750 ribu per kwh, dari konsumen itu Karyawan PLN langsung, sambungnya.

Awalnya ada sebagian  kWh meter listrik masyarakat Kampung Mesir, Kecamatan Bahuga, aliran listriknya diputus sementara oleh rekanan Tim Putus Sambung (Tusbung), namun beberapa warga hendak menyalahkan kembali aliran listrik tersebut, tetapi tidak melalui kami selaku rekanan PT. Persero.

Melainkan melalui Jonathan salah satu oknum pegawai PT. PLN Persero, tidak hanya warga yang listriknya terputus melakukan pemasangan baru, namun ada masyarakat yang murni melakukan registrasi data konsumen dan pemasangan kWh meter listrik baru membayar uang tunai pada Jonathan, ujar sumber yang juga rekanan PT. PLN Persero.

Sementara ketika didatangi di Kantor PT. PLN Persero, di Baradatu, Meneger Distribusi Lampung Area Kotabumi, Rayon Blambang Umpu, Selasa (29/10/19), Jonathan tidak ada ditempat, menurut keterangan Hairul Mukmin Satuan Pengaman (Satpam) yang ditugaskan di Kantor tersebut, “Bapak sedang ada kegiatan diluar, tetapi ada staf PLN didalam, kalau mau ketemu nanti sampaikan terlebih dahulu,” singkatnya.

Selang beberapa menit, satpat PLN keluar dan mempersilahkan untuk menemui salah satu staf PLN yang sedang bertugas.

Saat ditemui diruang kerjanya, Pirman Staf di PT. PLN Persero menuturkan “Pemasangan kWh meter listrik yang baru itu rekanan, kalau oknum pegawai PLN melakukan pasangan baru, maka dilihat dari permasalahannya dulu.”

“Jika yang melakukan pemasangan kWh meter listrik itu pegawai PLN maka secara aturan itu sudah menyalahi, akan tetapi kalau konsumen yang sudah menjadi konsumen PLN maka pegawai PLN boleh saja memasang kWh meter listrik tersebut, namun setelah proses administrasinya selesai,” kata staf pegawai PLN. [Tegor].

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.