Hina Profesi Wartawan di WA Group dan di Facebook, Berbuntut Oknum Kepala Desa di Laporkan ke Polres Singkil

Foto : Beberapa Wartawan bersama Kanit Tipiter Polres Aceh Singkil, yang merasa terhina profesinya selaku wartawan di WA Group dan di Facebook, berbuntut oknum Kepala Desa di laporkan ke Polres Singkil
Foto : Beberapa Wartawan bersama Kasat Reskrim AKP Fauzi, SE, S.IK, yang merasa terhina profesinya selaku wartawan di WA Group dan di Facebook, berbuntut oknum Kepala Desa di laporkan ke Polres Singkil
Foto : Beberapa Wartawan bersama Kasat Reskrim AKP Fauzi, SE, S.IK, yang merasa terhina profesinya selaku wartawan di WA Group dan di Facebook, berbuntut oknum Kepala Desa di laporkan ke Polres Singkil. [Ramona].

Hina Profesi Wartawan di WA Group dan di Facebook, Berbuntut Oknum Kepala Desa di Laporkan ke Polres Singkil

MEDIAANDALAS.COM, SUBULUSSALAM – Sebuah profesi baik dari lembaga apapun itu harus kita hargai, tidak boleh saling merendahkan, apalagi yang merendahkan profesi itu adalah salah satu oknum Kepala Desa yang termasuk Pejabat Publik.

Foto : Beberapa Wartawan bersama Kanit Tipiter Polres Aceh Singkil, yang merasa terhina profesinya selaku wartawan di WA Group dan di Facebook, berbuntut oknum Kepala Desa di laporkan ke Polres Singkil
Foto : Beberapa Wartawan bersama Kanit Tipiter Polres Aceh Singkil, yang merasa terhina profesinya selaku wartawan di WA Group dan di Facebook, berbuntut oknum Kepala Desa di laporkan ke Polres Singkil. [Ramona].

Situasi ini memberikan kesan oknum Kepala Desa tersebut tidak seneng dengan sebuah pemberitaan tentang kegiatan di desanya.

Hal ini dilakukan oleh oknum Kepala Desa Suak Jampang, Kecamatan Rundeng bernama Sahrul Hasimi.

Krononogi kejadian bermula ketika Oknum Kepala Desa Suak Jampang memposting di Group WhatsApp Berita Subulussalam dan Warta Subulussalam pada tanggal 11 September 2019 dengan mengatai “Sepah Seitan” dan lainnya.

Kemudian hari Kamis 12 September 2019 sekitar pukul 08 : 39 WIB melalui Akun Media Sosial Facebook (FB) miliknya atas nama akun “IRUL PANGESTA RUL” mengatai “Inilah salah satu OKNUM wartawan yang membuat resah Subulussalam.. seakan-akan dialah seorang pahlawan.. tapi hanya pahlawan kesiangan.”

Hal ini dilayangkan kepada salah satu wartawan Media Online kanalaceh.com bernama Satria Tumangger.

Foto : Berkas Pelaporan ke Polres Aceh Singkil
Foto : Berkas Pelaporan ke Polres Aceh Singkil. [Ramona].

Atas postingan Oknum Kepala Desa Suak Jampang tersebut berbuntut pada pelaporan yang yang dilayangkan ke Polres Aceh Singkil karena merasa dirinya terhina dan profesinya tidak bermartabat.

Kesan yang dimunculkan oknum Kepala Desa tersebut ialah menghalang-halangi publikasi media guna Keterbukaan Informasi Publik sesuai UU KIP tentang Keterbukaan Informasi Publik tahun 2008.

Puncaknya Jum’at (13/9/19) puluhan wartawan mendatangi Polres Singkil untuk membuat laporan pengaduan atas dugaan pencemaran nama baik dan UU ITE.

Seharusnya menjadi seorang Pejabat Publik itu tidak elergi dengan pemberitaan, jangan semena-mena mendeskriditkan profesi wartawan dalam mempublikasikan sebuah kejadian ataupun pemberitaan.

Puluhan Wartawan yang melapor mengungkapkan bahwa siapapun itu, kalau kita tidak mau dikritik gak usah menjadi pejabat publik, kritakan itu adalah hal wajar, kalau kita tidak merasa bersalah, ngapai kita takut dipublikasikan. Dengan berkoar-koar menunjukan sikap arogan di Akun Facebook artinya, dia menunjukan ke boborokannya sebagai Pejabat Publik.

Kehadiran beberapa perwakilan wartawan di Polres Aceh Singkil, disambut baik oleh Kasat Reskim AKP Fauzi, SE. SIK, langsung beliau mengarahkan keruangan Kanit Tipiter, untuk langsung membuat laporan sesui dengan aturan yang ada. [Ramona].

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.