GNPK-RI Jatim Apresiasi Langkah KSAD Secara Terbuka Ungkap Korupsi Anggaran Pendidikan TNI AD

MEDIAANDALAS.COM, JATIM – Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (GNPK-RI) Pimpinan Wilayah Provinsi Jawa Timur mengapresiasi langkah Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) TNI Jenderal Andika Perkasa yang mengungkap adanya penyalahgunaan anggaran di tubuh TNI AD.

Hal ini, kata H. Surjono, SH, MH selaku Ketua GNPK-RI Provinsi Jawa Timur dalam pesan WhatsApp kepada mediaandalas.com atas ketegasan sikap dalam menindak oknum anggota TNI AD yang diduga berprilaku Koruptif, “Ini menunjukan bahwa fungsi pengawasan anggaran di internal TNI AD berjalan dengan baik.” Selasa (31/08/21).

Lanjut Surjono, yang juga berprofesi sebagai Advokat menambahkan “Saya menyampaikan apresiasi kepada Kasad yang secara terbuka mengungkap adanya penyelewengan anggaran pendidikan di jajaran TNI AD.”

Artinya pengawasan khususnya pengawasan anggaran di intern TNI AD berjalan sesuai aturan yang berlaku.

H. Surjono, SH, MH,. Ketua GNPK-RI Jatim
H. Surjono, SH, MH,. Ketua GNPK-RI Jatim Mengapresiasi Langkah KSAD Secara Terbuka Ungkap Korupsi Anggaran Pendidikan TNI AD

Menurutnya, GNPK RI, saat ini Ketum mereka (red.H.M.Basri Budi Utomo) tersandung masalah dengan Dandim 0712 Tegal karena laporan dugaan korupsi yang disampaikannya kepada Pangdam IV Diponegoro.

H. Surjono, SH, MH berharap agar proses hukum terkait laporan dugaan korupsi yang diduga dilakukan oleh Dandim 0712 Tegal diproses secara transparan dan terbuka sebagaimana Salinan Surat Keputusan Kepala Staf Angkatan Darat Nomor Kep/470/VIII/2021 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan Angkatan Darat tertanggal 09 Agustus 2021, kesatuan Angkatan Darat langsung menarik Dandim 0712 Tegal menjadi Pamen Kodam IV Diponegoro dikarenakan proses hukum yang harus dijalani dan dipertanggungjawabkan di internalnya.

Salinan Surat Keputusan Kepala Staf Angkatan Darat Nomor Kep/470/VIII/2021
Salinan Surat Keputusan Kepala Staf Angkatan Darat Nomor Kep/470/VIII/2021

Sebelumnya, dalam video yang diunggah YouTube TNI AD KSAD TNI Jenderal Andika Perkasa mengungkap adanya penyalahgunaan anggaran pendidikan di TNI AD.

Disebut terdapat kejanggalan anggaran di Pendidikan Kejuruan Bintara Infanteri (Dikjurbaif) dan Pendidikan Kejuruan Tamtama Infanteri (Dikjurtaif) Gelombang II TA 2020.

Dalam video berjudul ‘Rapat Staf Kasad Terkait Laporan Tim Pengawasan dan Evaluasi tentang Penyalahgunaan Anggaran’, terekam rapat internal TNI AD dipimpin Jenderal Andika.

Ditulis dalam keterangan video, penyalahgunaan anggaran ini merupakan temuan dari TIM Wasev kepada KSAD. Tahun anggaran yang dimaksud yakni tahun anggaran 2020.

Disebutkan dalam video itu, kejanggalan penyalahgunaan anggaran berupa pemotongan gaji siswa, pemotongan anggaran makan, penambahan anggaran yang sengaja diadakan untuk kepentingan personal dan lain sebagainya. [Tim GNPK-RI].

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi