Disinyalir Tidak Transparan Pelaksanaan Anggaran Desa Darussalam 2018/2019, Masyarakat Lapor ke Inspektorat

Disinyalir Tidak Transparan Pelaksanaan Anggaran Desa Darussalam 2018/2019, Masyarakat Lapor ke Inspektorat

Foto : Media Andalas Kota Subulussalam, Disinyalir Tidak Transparan Pelaksanaan Anggaran Desa Darussalam 2018/2019, Masyarakat Lapor ke Inspektorat. [Ramona].

Disinyalir Tidak Transparan Pelaksanaan Anggaran Desa Darussalam 2018/2019, Masyarakat Lapor ke Inspektorat

 

MEDIAANDALAS.COM, SUBULUSSALAM – Dana Desa dikucurkan Pemerintah adalah untuk membangun Desa, bukan untuk memperkaya oknum Kepala Desa.

Dana Desa itu harus dilaksanakan secara transparan dalam setiap penggunaannya dalam setiap kegiatan, terutama kepada masyarakat, agar masyarakat tau ke mana arah Dana Desa digunakan.

Desa Darussalam Kecamatan Longkip Kota Subulussalam, terkait transparansi penggunaan Anggaran Dana Desa yang menurut masyarakat tidak ada keterbukaan dalam penggunaannya sehingga masyarakatnya melaporkan Kepala Desanya ke Inspektorat.

Hal tersebut dilakukan karena dalam pelaksanaan kegiatan Dana Desa, masyarakat tdak mengetahui transparansi penggunaannya.

Masyarakat mendugaan Kepala Desa Darussalam main-main dalam penggunaan Dana Desa.

Hal ini dikarenakan dalam hampir semua kegiatan pelaksana pekerjanya ditangani sendiri tanpa melibatkan masyarakat dalam pengerjaannya.

Dari hasil pantauan Media Andalas Kota Subulussalam di Desa Darussalam pada hari Selasa (18/9/19) salah satu tokoh masyarakat yang berinisial (S) menyampaikan bahwa Kepala Desa sudah melakukan kesalahan besar.

Ia mengatakan “Masalah satu saja belum diselasaikan, sudah buat ulah lagi, Dana Desa tahun 2016 yang dilarikan bendahar senilai RP 150.000.000.00,- (seratus lima puluh juta) sampai sekarang tidak ada penjelasannya, ditambah lagi pekerjaan yang lain semua dicancle sama dia, tambah lagi dengan BUMdes,”

“Kami selaku masyarakat kemana lagi harus kami mengadu? Inspektorat sebagai link sektor sudah kami sampaikan, masalah uang yang dilarikan Bendahara Desa, itu adalah kesalahan besar Kepala Desa, tidak pernah dilaporkan ke poisi secara tertulis, hanya penyampaian lisan saja, sehingga sampai sekarang tenggelam begitu saja,” terang (S) kepada Media Andalas Kota Subulussalam.

Dihari yang sama Media Andalas Kota Subulussalam mencoba mengubungi Kepala Desa Darussalam, Kasiman Ujung, melalui telpon seluler, ia membenarkan bahwa dirinya sudah dilaporkan masyarakatnya ke Inspektorat, ia pun sudah pernah dipanggil oleh pihak Inspektorat.

“Saya sudah menyampaikan apa adanya, sesui dengan prosudur, saya sudah di laksanakan dalam kegiatan desa,” kata Kasiman Ujung menutup percakapan. [Ramona].

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.