Densus 88 Antiteror, Ciduk Pentolan Teroris Jamaah Islamiyah Bekasi

Densus 88 Antiteror, Ciduk Pentolan Teroris Jamaah Islamiyah Bekasi

Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo (foto: Heru Haryono/Okezone)

MEDIAANDALAS.COM, JAKARTA – Dilansir dari Okezone.com, Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menciduk Para Wijayanto alias Abang alias Adji Pangestu alias Abu Askari alias Ahmad Arief alias Ahmad Fauzi yang merupakan Amir atau pentolan dari kelompok terorisme Jamaah Islamiyah (JI), di Bekasi, Jawa Barat.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengungkapkan bahwa, terduga merupakan tokoh lama mulai dari JI didirikan hingga dibubarkan. Pelaku diketahui memiliki kemampuan intelijen dan handal dalam merakit bom.

Densus 88 Antiteror, Ciduk Pentolan Teroris Jamaah Islamiyah Bekasi

“Yang bersangkutan merupakan lulusan S1 teknik sipil salah satu universitas ternama di Jawa. Dari sisi kompetensi yang bersangkutan memiliki kemampuan merakit bom dan kemampuan inteligent lain,” kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (1/7/2019).

Menurut Dedi, Para Wijayanto sempat menjabat di bidang inteligent dan militer JI. Dedi menyatakan, JI sendiri merupakan jaringan terorisme yang berafiliasi ke Alqaeda kini banyak sel-sel nya yang bergabung ke kelompok ISIS.

“Tersangka PW ini sebelum jadi amir, dia sempat ada di posisi bidang intelijen dan militer JI. Lalu setelah amir sebelumnya ditangkap, PW langsung dibaiat untuk menjadi JI Indonesia. JI ini lebih tua dari pada ISIS dan berafiliasinya ke organisasi Alqaeda,” papar Dedi.

Dalam hal ini, kata Dedi, terduga Para Wijayanto memiliki keterlibatan saat perang yang terjadi di Poso pada 2005 dan 2007. Ia merupakan penyuplai logistik dan operasional perang di Poso.

Dedi menjelaskan pada saat Para Wijayanto ditangkap, isterinya yang bernama Masitha Yasmin juga ditangkap. Kemudian pada Minggu (30/6) Densus 88 juga menangkap dua terduga teroris bernama Abdurrahman (A) di Kota Bekasi Jawa Barat yang merupakan tangan kanan PW.

Selain itu Densus 88 juga menangkap terduga teroris bernama Budi Tri (BT) alias Khaidar alias Gani selaku pimpinan JI Jawa Timur yang diringkus di Ponorogo Jawa Timur. Menurut Dedi, seluruh teroris yang ditangkap itu tengah dimintai keterangan untuk mengungkap pelaku lainnya.

“Semuanya sudah kami amankan dan masih dalam pemeriksaan untuk mengungkap tersangka lain,” ujar Dedi.

Dalam penangkapan tersebut polisi mengamankan barang bukti berupa satu ton bahan peledak dan bom jenis yang sama saat bom di Solo. Selain itu polisi juga mengamankan sejumlah kartu ATM. (Okezone)

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.