Pedagang Enggan Menempati, Los Pasar Panaragan Jaya Terancam Tidak Difungsikan

Pedagang Enggan Menempati, Los Pasar Panaragan Jaya Terancam Tidak Difungsikan

Pedagang Enggan Menempati, Los Pasar Panaragan Jaya Terancam Tidak Difungsikan

MEDIAANDALAS.COM, TUBABA – Bangunan Los Pasar Panaragan Jaya yang di bangun pada tahun 2016, yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) miliaran rupiah di Kecamatan Tulang bawang Tengah, kabupaten Tulang bawang Barat. Pasar tersebut hingga saat ini belum juga di oprasikan dan fungsikan sebagai mana mestinya.

Bahkan bangun los Pasar Panaragan Jaya hingga saat ini, sudah lebih dari dua (2) tahun tidak gunakan oleh para pedagang, jika seperti ini terus-menerus keaadan bagunan pasar tersebut terancam tidak berfungsi selama-lamanya.

Pasalnya, beberapa para pedagang yang beraktivitas di pasar tersebut tidak mau memakai tempat bangunan los yang di bangun dengan menggunakan anggaran dari APBN, dana alokasi khusus (DAK) yang bernilai miliaran rupiah tersebut.

Saat di konfirmasi oleh Media Andalas, terkait penyebab para pedagang tidak mau menempati los pasar Panaragan Jaya tersebut, salah satu pedagang yang namanya enggan disebutkan menuturkan, sebelum los tempat mereka berdagang sekarang habis masa kontraknya, mereka tidak akan mau dipindahkan ditempat yang baru, karena

“Kami disini ngontrak, bahkan kontrak kami empat (4) tahun lagi habis,” ujarnya.

Hal senada disampaikan wanita paruh baya, yang mengadu nasibnya di pasar tersebut menceritakan, bahwa sebelumnya mereka pernah ditempatkan di los baru namun tidak sesuai dengan harapan mereka.

Dulu “kami sempat dipindahkan kesitu, tetapi barang yang kami jual (sayuran) tidak laku karena tempatnya jauh di belakang sana.

Sementara pedagang sayuran yang lainnya masih berjualan di tengah pasar (los bangunan lama), terus kami mau makan apa jika kami dipaksakan berdagang disana,” keluhnya.

Menanggapi hal itu, Kabag Hukum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat Sofyan Nur yang diwakili Kasubag Penyusunan Produk Daerah Budi Sugiyanto SH, berharap kepada dinas terkait untuk lebih meningkatkan kinerjanya.

“Diskoperindag itu harus bersikap tegas dan tanggap, agar bangunan itu dapat difungsikan,” kata Budi Sugiyanto pada saat ditemui diruang kerjanya waktu yang lalu oleh awak media, Senin (01/07/19).

Ditempat terpisah, Kepala Bagian Ekonomi Pemkab setempat Abdurrahman, Spd, MM, menyayangkan jika pembangunan los baru pasar Panaragan Jaya tidak difungsikan.

“Kita sebagai putra daerah sesalkan bangunan itu tidak ditempati. Karena pembangunan itu kegunaan untuk kesejahteraan masyarakat,” terangnya.

Tidak sampai disitu, putra asli pribumi warga Tiyuh Panaragan menilai uang miliaran rupiah milik rakyat terkesan mubazir.

“Berarti jika seperti ini Dinas terkait (Diskoperindag) tadinya membangun asal membangun, tanpa dikaji yang lebih matang dulu. Karena, bangunan itu jika ditempati banyak para pedagang dan ramai pastinya bisa membantu mendongkrak perekonomian dan pendapatan daerah,” beber Kabag Ekonomi Tubaba Abdurahman.

Ponco Nugroho
Wakil Ketua Dua (Waka II) DPRD Tubaba, Ponco Nugroho.

Bangunan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) miliaran rupiah di pasar Panaragan Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah (TBT) kabupaten setempat yang tidak difungsikan lebih dari dua (2) tahun, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tulang Bawang Barat (Tubaba) akan adakan hearing dengan dinas terkait dalam waktu dekat.

Hal ini dikatakan Wakil Ketua dua (Waka II) DPRD setempat, Ponco Nugroho, kalau Pengagendaan tersebut terkait dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) yang akan datang.

Menurut Ponco, jika bangunan yang tidak ditempati/difungsikan maka bangunan itu akan rusak, wakil rakyat dari partai kepala banteng bermoncong putih ini berharap kepada Diskoperindag setempat untuk lebih memaksimalkan kinerjanya. [Basuni].

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.