Dirut PD Pasar Bermartabat Kota Bandung Bentuk Tim Ketahanan Pangan Pastikan Harga Kepokmas Selama Penanganan Covid-19

Dirut PD Pasar Bermartabat Kota Bandung Bentuk Tim Ketahanan Pangan Pastikan Harga Kepokmas Selama Penanganan Covid-19

 

MEDIAANDALAS.COM, KOTA BANDUNG – Guna mengantisipasi dampak virus Corona yang melanda sejumlah Wilayah di Jawa Barat, Dirut PD Pasar Bermartabat Kota Bandung Sdr. Heri Heryawan bergerak memastikan keamanan dan kenyaman di pasar tradisional khususnya di 37 pasar se-Kotamadya Bandung yang berada di bawah pengelolaan PD Pasar Bermartabat.

“Situasi  ini sudah mulai berdampak terhadap ekonomi pasar dimana hampir seluruh komoditi kepokmas mengalami kenaikan harga, kami PD Pasar Bermartabat sudah berkoordinasi dengan Disperindag Provinsi Jawa Barat membentuk tim ketahanan pangan agar dapat menjaga stabilitas ketersediaan kepokmasas, teknisnya melibatkan Kepala Pasar sebagai pelaksana dilapangan untuk melakukan pengawasan.” Ungkap Herry.

“Tidak kalah penting, kami bersama pedagang pasar untuk menjaga kebersihan lingkungan melalaui pesan – pesan dan himbauan kita sampaikan media Poster, Pamplet, Selebaran dan Spanduk, dan juga PD Pasar bermartabat menyediakan tempat cuci tangan di setiap pasar. Selain itu di beberapa titik pasar juga disediakan Hand Sanitizer,” imbuhnya.

Heri Heryawan, Dirut PD Pasar Bermartabat Kota Bandung Bentuk Tim Ketahanan Pangan Pastikan Harga Kepokmas  Selama Penanganan Covid-19
Heri Heryawan, Dirut PD Pasar Bermartabat Kota Bandung Bentuk Tim Ketahanan Pangan Pastikan Harga Kepokmas  Selama Penanganan Covid-19. [Eka].

“Mohon manfaatkan seoptimal mungkin, Kami juga mengimbau kepada setiap pedagang bisa menjaga kebersihan dengan cara mencuci tangan dan juga menutup saluran pernafasan menggunakan masker,” ujarnya.

Herry juga mengimbau kepada para pedagang untuk lebih peka memperhatikan kondisi tubuhnya.

Apabila kurang sehat, para pedagang lebih baik tidak memaksakan berjualan untuk sementara waktu.

“Kemudian kami juga mengimbau kepada pedagang yang sudah batuk-batuk, sesak nafas atau demam tinggi sebaiknya tidak datang ke pasar untuk berdagang.” pintanya.

“Sebaiknya tetap beristirahat di rumah dan juga menjaga kesehatan untuk keluarga,” ujarnya.

Lebih lanjut Herry juga menyerukan kepada para pedagang untuk tetap menjaga stabilitas harga di pasaran.

Terlebih di tengah situasi pandemi virus corona ini jangan sampai persoalan masyarakat justru bertambah dengan gejolak harga kebutuhan di pasar.

“Para pedagang juga ikut membatasi pembelian terhadap sejumlah komoditi yang disinyalir terjadi penimbunan. Pedagang dan kepala pasar harus terus berkomunikasi melaporkan setiap perkembangan,” kata Herry  [Eka].

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.