Tersinggung, Emosi Warga Desa Dah Tak Terbendung, Sebuah Mobil Di Rusak 

Tersinggung, Emosi Warga Desa Dah Tak Terbendung, Sebuah Mobil Di Rusak 

Tersinggung, Emosi Warga Desa Dah Tak Terbendung, Sebuah Mobil Di Rusak

MEDIAANDALAS.COM, SUBULUSSALAM – Emosi warga Desa Dah tak terbendung siang tadi. Senin (02/09/19).

Sekitaran jam 11:00 WIB. sesampainya di lokasi, BB Cs langsung mendatangi operator alat berat jenis Excavator (Beko) meminta agar pekerjaan dihentikan.

Pekerjaan yang di kerjakan itu tanah peningalan orang tuanya yang belum diganti rugi oleh Pemerintah, BB Cs mengatakan ke operator “Jika dilanjut, akan ku tembak kepala mu, lalu ku buang ke sungai.”

Lalu operator beko berhenti bekerja dan membawa alat berat tersebut ke halaman rumah Kepala Desa, dengan jarak dari lokasi pekerjaan lebih kurang 200 meter.

Setelah operator pergi, BB Cs mendatangi warga yang sedang melihat Pekerjaan Jambatan Dah, tepatnya warung di pinggir sungai, lalu warga tidak terima dengan  ucapan tersebut.

Warga mulai melakukan perlawanan dengan kata-kata, lalu BB dengan sontak mengatakan pada warga dengan nada makian.

“Anak dah en anak gampang ngo rata nen oda pe tanoh na di aku ken na, dan nanti saya bakar rumah ini,” kata BB Cs, sembari beranjak pergi dari warung tersebut menuju penyebrangan pulang.

Namun karena situasi sudah mulai kelihatan memanas.

BB Cs, lalu terdengar teriakan dari masa agar tidak boleh di seberangkan, BB Cs terjebak di antara kerumunan warga yg ingin menghakimi BB Cs.

Beruntung masih ada warga yang tahan dan melerai, dan tidak sempat terjadi adu fisik.

Setelah gagal menyebrang BB Cs, pindah ke warung sekitar 100 meter dari pinggir sungai, tidak lama kemudian ada salah satu teman dari BB Cs, mengeluarkan pistol.

Kapolres Aceh Singkil melalui Ipda Mulyadi, Kapolsek Runding  Membenarkan adanya kejadian tersebut.

BB (55) bersama 3 orang saudaranya, AB (50), AB (20), dan RD (30). Beralamat di Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam datang ke lokasi pembangunan jembatan di Desa setempat.

Satu unit mobil jenis Isuzu MUX warna hitam nopol BK, dan mobil tersebut sudah di amankan di polsek Rundeng.

“Saat ini kita tengah mendalami kasus ini dengan meminta keterangan beberapa saksi, sementara BB Cs sedang kita mintai keterangan.” Kata Mulyadi.

Kapolsek Runding, Iptu Mulyadi mengatakan kondisi mobil saat ini, kaca depan dan belakang pecah, dinding mobil penyok.

Kerugian di taksir sekira Rp 50 juta rupiah. Hingga berita ini diturunkan, mobil Isuzu MUX telah di amankan ke Mapolsek setempat. [Ramona].

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.