Sidang Kasus Pengeroyokan Terhadap Ibrahim Ali Segera Digelar 

MEDIAANDALAS.COM,IDI – Kasus Dugaan Pengeroyokan terhadap Ibrahim Ali yang dilakukan oleh 5 orang tersangka yang sekarang sudah menjadi tahanan Jaksa rencananya akan disidangkan pada Selasa, 14 September 2021 pukul 10.00 wib.

Informasi tersebut didapat oleh wartawan media ini melalui konfirmasi dengan JPU (Jaksa Penuntut Umum) yang menangani perkara tersebut , Rabu 8 September 2021 di Kantor KEJARI Aceh Timur.

Korban pengeroyokan bernama Ibrahim Ali dan para tersangka berjumlah 5 orang merupakan sama-sama warga Desa Blang Gleum Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur.

Sesuai kronologis kejadian pengeroyokan yang telah ditayangkan dimedia ini maupun media lainnya beberapa waktu lalu (baca: Ketua JJIAT Apresiet Kinerja Polres Aceh Timur 

Dalam Penangkapan Pengeroyok Ibrahim Ali Terkait Kasus Dugaan Penganiayaan Berat 

https://www.mediaandalas.com/daerah) bahwa korban sampai saat ini mengeluhkan kondisi kesehatannya yang sangat menurun paska pengeroyokan.

Ibrahim Ali saat diwawancarai oleh media ini berharap agar pihak Jaksa maupun hakim dapat mewakili dirinya untuk menjalankan proses peradilan sesuai dengan apa yang dialaminya sebagai korban. Sehingga ia akan puas karena mendapat keadilan yang benar-benar adil.

” Saya berharap kepada Pak Jaksa dan Pak Hakim ketika bersidang nanti dan sampai vonis pengadilan agar betul- betul memenuhi unsur keadilan buat saya juga buat para tersangka.

Menurut hukum apabila seseorang seperti saya dikeroyok oleh tersangka dengan jumlah lima orang bahkan mereka sengaja mendatangi saya dan saya dianiaya didalam rumah sampai saya berlari menuju halaman rumah saya pun mereka tak henti menganiaya saya. Begitu pula saat para tetangga berdatangan mereka masih juga menganiaya saya. Ironisnya lagi pak…sesuai BAP di kepolisian,keterangan Saya maupun saksi-saksi yang diminta pihak kepolisian bahwa penganiayaan terhadap Saya dilakukan dengan benda tumpul berupa besi alat dongkrak untuk mobil bahkan senjata tajam pak. Kalaulah logika saya sebagai orang awam, maksud para tersangka membawa benda tajam dan benda tumpul tujuannya untuk menghabisi saya. Jadi pak wartawan dalam hukumnya pasal apa dipakai untuk menjerat para tersangka. Semua proses hukum tergantung pada jaksa dan hakim. Saya percaya pada hukum akan terlaksana sesuai fakta dan bukti bukti yang ada. Saya juga meminta bapak bapak wartawan untuk meliput sidang perkara Saya. Agar jangan terulang pada orang lain” demikian harap ibrahim saat dikonfirmasi langsung dirumahnya, Sabtu 11 September 2021. 

Hal senada juga disampaikan Sekum (Sekretaris Umum ) salah satu LSM profesi Wartawan JJIAT ( Jaringan Jurnalis Independen Aceh Timur ) Kasmidi Panjaitan, S.IP, melalui Telfon selularnya mengatakan pada media ini, Minggu 12 September 2021 Menyampaikan rasa simpati kepada Irahim Ali sebagai korban penganiayaan pengeroyokan. Kasmidi mengatakan akan ikut membantu Ibrahim baik melalui Media maupun wadah Organisasi Wartawan. Dan mengajak beberapa wadah organisasi wartawan lainnya yang ada di Aceh Timur untuk mendampingi Ibrahim Ali bila ada hal hal yang dianggap perlu. Ia menjelaskan bahwa salah satu fungsi wartawan termasuk didalamnya sebagai fungsi sosial yang sering dipahami khalayak umum sebagai “Social control”. Maknanya membantu masyarakat apalagi membantu masyarakat yang teraniaya melalui pengawasan sehingga tercipta kehidupan sesuai harapan masyarakat. 

” Kami dari organisasi kewartawanan JJIAT sangat konsen dengan hal-hal yang menyangkut dengan kehidupan sosial kemasyarakatan seperti yang menimpa pak Ibrahim Ali. Beliau sebagai korban yang sebentar lagi perkaranya akan disidangkan. Tentunya sebagai korban tentu beliau mengharapkan sebuah keadilan hukum sesuai apa yang dialaminya. Terkadang masyarakat yang membutuhkan keadilan merasa bingung mau mengadu kemana agar kekhawatiran haknya untuk mendapatkan keadilan hukum itu sesuai dengan yang diharapkan. 

Apabila ada yang memberikan informasi kepada kami terkait hal seperti itu maka akan menjadi tanggung jawab moral bagi kami. Dalam hal ini sudah tentu apa yang akan kami lakukan sesuai dengan profesi kami sebagai jurnalis. 

Sebagai mitra dari berbagai instansi baik itu TNI, POLRI , Kejaksaan, Pengadilan, maupun instansi Pemerintah dan Swasta akan berkoordinasi bilamana dianggap perlu demi terciptanya harapan kehidupan berbangsa dan bernegara seperti yang dicita-citakan dalam 5 dasar negara kita Pancasila, berupa cita cita kehidupan Sosial-Budaya, Politik, Hukum di negara yang kita cintai ini berjalan sesuai dengan harapan. 

Terkait dengan pak Ibrahim Ali sebagai masyarakat dan sekaligus korban tentu harus mendapatkan hak keadilan hukum sebagai masyarakat. 

Dalam hukum tidak pandang bulu apakah korban maupun tersangka punya uang atau tidak, kaya maupun miskin dalam hukum harus mendapat perlakuan sama sesuai dengan perbuatan hukumnya. 

Kami akan mengawal proses hukum perkara tersebut sampai selesai “. Tutup Kasmidi kepada media ini.[Kapa]

Author: Marzuki

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.