Setiap Tahun Panen, Taman Buah Agrowisata Bernilai Puluha Miliar Diduga Dinikmati Kalangan Pejabat

Taman Agrowisata Tubaba

MEDIAANDALAS.COM, TUBABA – Taman Buah Agrowisata yang lokasinya berada di komplek SMKN 01, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba). Luas lahan taman buah Agrowisata tersebut mencapai 5 hektar yang di bangun oleh Pemkab Tubaba melalui APBD yang menghabiskan anggaran puluhan milyar rupiah Pada tahun 2010, hingga saat ini ternyata tidak menghasilkan PAD bahkan tidak terawat sungguh amat disayangkan keberadan taman buah Agrowisata tersebut, hal tersebut menimbulkan keritikan dari berbagai kalangan masyarakat.

“Saya merupakan salah satu warga yang ada di seputaran wilayah Agrowisata ini, menurut kami taman ini kurang perawatan. Lihat saja tanaman yang sudah menjadi kebanggaan kita seperti buah naga, jambu mutiara, jeruk dan lainya sudah banyak yang mati serta tidak berbuah lagi,” kata Giring, salah seorang pengunjung.

Sementara, diakui oleh salah seorang petugas penjaga dan perawat Taman Agrowisata yang enggan ditulis namanya ini bahwa, banyak jenis tanaman yang sebenarnya dapat menjadi daya tarik bagi para pengunjung wisata seperti berbagai aneka jenis tanaman buah bahkan hewan peliharaan seperti rusa.

Bahkan, kata dia, masih banyak yang bisa di tawarkan kepada pengunjung seperti tanaman buah naga merah, jambu mutiara, jeruk, durian, kelengkeng.

“Tapi saat ini sudah banyak tanaman itu mati dan tidak lagi berbuah mungkin kurang cocok tempatnya atau ada kendala lain,” ungkap penjaga Taman Agrowisata tersebut.

“Untuk tanaman buah naga itu sendiri sebelumnya pernah dilakukan peremajaan, namun hasilnya tetap saja mati dan tidak tumbuh dengan baik. Begitu juga hewan rusa dulunya empat ekor sekarang tinggal dua ekor lagi yang hidup,” cetusnya.

Ia juga menerangkan bahwa, selama bertahun-tahun semua jenis buah-buahan yang ada di Taman Agrowisata tersebut selalu panen.

“Buah-buahan hasil panen disetorkan ke Dinas Pertanian, yang kemudian dibagikan kepada para pejabat. Selama ini tidak pernah dijual, apa lagi hasilnya untuk pendapat Pemda (PAD) itu tidak pernah,” bebernya.

Jawadi, salah seorang Mantan Penjaga dan perawatan Taman Agrowisata menjelaskan jika terdapat 4 (empat) orang yang ditugaskan untuk menjaga dan merawat taman buah itu.

“Gajinya sebesar Rp 700 ribu per orang per bulan. Kalau saya sudah pensiun, yang saya tau itu, yang mengeluarkan gaji penjaga Taman Buah itu dari Dinas Pertanian,” jelasnya.

Sementara, hingga berita ini ditulis Dinas Pertanian Kabupaten Tubaba belum berhasil dikonfirmasi. (Basuni)

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.