Saran dari Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Banten kepada Gubernur Provinsi Banten

Ombudsman RI Banten, Rapid Assessment 2019 di Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang

Saran dari Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Banten kepada Gubernur Provinsi Banten

MEDIAANDALAA.COM, BANTEN – Kota Serang (Banten). Masih dalam kaitannya, Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Banten menggelar Workshop Diseminasi Hasil Kajian Cepat (Rapid Assessment) tentang Akses Pelayanan Publik Dasar Wilayah Marjinal di Provinsi Banten, Selasa, (15/10/2019).

Saran dari Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Banten kepada Gubernur Provinsi Banten
Saran dari Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Banten kepada Gubernur Provinsi Banten. [Agus].

Baca Juga : Ombudsman RI Banten, Rapid Assessment 2019 di Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang

1) Melakukan upaya pemenuhan kebutuhan pelayanan publik dasar bagi wilayah marjinal di Pedesaan dengan lebih optimal bersama dengan Pemerintah Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak untuk membentuk SPM sesuai tahapan pembentukan SPM pemenuhan pelayanan publik dasar yaitu pengumpulan data secara valid, penghitungan kebutuhan pelayanan dasar secara terperinci, penyusunan rencana pemenuhan pelayanan dasar dengan memperhatikan berbagai aspek termasuk bagi wilayah –wilayah yang prioritas atau yang paling membutuhkan, dan melaksananakan rencana-rencana yang telah tersusun dengan sebaik-baiknya dengan memperhatikan SPM yang telah diatur dalam regulasi yang berlaku pada Bidang Pelayanan Publik Dasar Pendidikan dan Kesehatan.

2) Apabila Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Provinsi tidak mampu mencapai target SPM yang telah ditentukan maka Pemerintah Provinsi dapat meminta Intervensi Pemerintah Pusat Untuk Pembangunan Desa.

3) Lebih meningkatkan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota dan membuat program atau kebijakan-kebijakan yang dapat meningkatkan upaya pemenuhan Kebutuhan Pelayanan Dasar terutama di Desa-Desa yang terpencil dan memiliki permasalahan masyarakat yang sulit mengakses pelayanan publik dasar.

4) Lebih banyak memberi perhatian terhadap pembangunan Desa, khususnya terkait Pendidikan, Kesehatan dan Infrastruktur serta upaya-upaya lain dalam hal peningkatan pendapatan masyarakat seperti terkait budidaya pertanian dan pengelolaan hasil pertanian, dan budi daya ternak dan perikanan, usaha-usaha kerajinan tangan atau home industry dan usaha-usaha lainnya.

5) Peningkatan kuantitas dan kualitas SDM khususnya bidang Kesehatan dan Pendidikan yang dapat ditempatkan di wilayah-wilayah Pedesaan termasuk diantaranya membangun fasilitas Pendidikan dan Kesehatan yang masih minim jumlahnya.

Kontributor Banten : Agus

Editor : Eka Himawan.

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.