Polsek Tumijajar Peringati HUT Bhayangkara ke 73, Meriahkan Dengan Lomba Burung Kicau

Polsek Tumijajar Peringati HUT Bhayangkara ke 73, Meriahkan Dengan Lomba Burung Kicau

Polsek Tumijajar Peringati HUT Bhayangkara ke 73, Meriahkan Dengan Lomba Burung Kicau

MEDIAANDALAS.COM, TUBABA – Mapolsek Tumijajar dalam rangka memperingati dan memeriahkan hari jadi (HUT) Bhayangkara yang ke 73 tahun, menggelar acara Festival dan Lomba Burung Kicau, Kapolres Cup ke 6 (enam) bersama BNR Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) di Gelanggang Nenemo Enterprise Kelurahan Daya Murni. Minggu (30/06/19).

Acara Festival dan Lomba Burung Kicau Kapolres Cup ke 6 (enam) ini diikuti oleh berbagai Kicau Mania dari Kabupaten Tubaba dan beberapa peserta dari daerah lainnya.

Karena, kegiatan ini digelar se-tingkat Provinsi Lampung, dengan tujuan dalam rangka untuk menjalin silaturahmi bagi para penggemar Burung Kicau di Tubaba dan daerah – daerah lainya,” ucap Kapolsek, AKP Dul Hapid, saat membuka acara.

Acara Festival dan Lomba Burung Kicau Kapolres Cup ke 6 (enam) ini diikuti oleh berbagai Kicau Mania dari Kabupaten Tubaba dan beberapa peserta dari daerah lainnya.
Acara Festival dan Lomba Burung Kicau Kapolres Cup ke 6 (enam) ini diikuti oleh berbagai Kicau Mania dari Kabupaten Tubaba dan beberapa peserta dari daerah lainnya. [Basuni].

Dalam sambutannya Kapolsek Tumijajar, AKP Dul Hapid mengatakan, selain dalam memeriahkan peringatan HUT Bhayangkara 73 tahun, tetapi kegiatan tersebut juga bertujuan untuk memfasilitasi para penggemar Burung Kicau baik di Kabupaten Tulang Bawang Barat maupun dari berbagai daerah lainya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BNR Kabuten Tubaba Arif Nurohman, menyampaikan bahwa, saat ini penggemar Burung Kicau semakin banyak. apalagi dalam perputaran perekonomian penggiat burung cukup menghasilkan dan menjanjikan.

Bahwa burung merupakan hobi, selain itu juga cukup menghasilkan dalam perputaran ekononomi dan “BNR berprinsip hobi burung dapat mengurangi angka pengangguran,” ucapnya.

“Intinya, peluang usaha pada burung sangat-sangat menjanjikan. Selain itu juga yang masih kita upayakan khususnya dari BNR yakni sertifikasi kepemilikan burung, contohnya jika burung tesebut hilang maka ada kemudahan dan membantu pihak kepolisian untuk menemukannya,” ungkapnya.

Menurut Arif, Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), perputaran uang dari para hobi burung per-tahunnya dapat mencapai triliunan rupiah.

Hanya saja, pihaknya masih terganjal oleh sertifikat hak milik seekor burung agar Kepolisian dapat membantu ketika ada perlakuan yang menyimpang terhadap burung.” pungkasnya. [Basuni].

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.