Pijay Gleeh Bersama Kemenag Pidie Jaya Luncurkan Program “Go Green School”

MEDIAANDALAS.COM, PIDIE JAYA – Komunitas Pijay Gleeh bekerjasama dengan Forum Sekolah Madrasah Aman Bencana (Forsmab) dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pidie Jaya meluncurkan dan melaksanakan program “Go Green School” di sejumlah Madrasah di lingkungan Kemenag Pidie Jaya, Senin (11/1).

Pelaksanaan kegiatan ini diawali dengan penanaman pohon secara serentak di setiap Madrasah setingkat MI/MA di sejumlah Sekolah dilingkungan Kementerian Agama Kabupaten Pidie Jaya.

Diketahui, “Go Green School” adalah program edukasi lingkungan hidup berbasis sekolah yang melibatkan seluruh warga sekolah.

Ketua Komunitas Pijay Gleeh, Fazli Husin, saat ditemui awak media disela-sela acara penanaman pohon di MAN 1 Ulim mengatakan, pihaknya mendapatkan 5000 pohon dari BPDAS Aceh, pohon-pohon itu ada yang sudah dibagikan ke Masyarakat, Disporapar Pijay untuk penghijauan di pinggir pantai yang menjadi objek wisata dan sebagian lagi kita lakukan penanaman di sejumlah sekolah dan madrasah untuk program Go Green School.

Menurut Fazli, lingkungan sekolah yang kondusif sangat diperlukan dalam menghasilkan tamatan yang berkompeten melalui proses belajar mengajar berbasis sistem pendidikan yang bermutu.

Tidak itu saja, lingkungan sekolah yang kondusif juga akan ikut mendorong terwujudnya pola hidup bermutu yang pada saat ini sangat diperlukan dalam meningkatkan daya saing bangsa dimata dunia sekaligus melestarikan kekayaan sumber daya alam hayati Indonesia.

Aktifis lingkungan ini, memberikan pemahaman kepada Pelajar di MAN 1 Ulim, betapa pentingnya penghijauan untuk mengurangi peristiwa global warming, tentunya penghijauan sangat penting bagi sekolah atau madrasah, selain menyejukan udara di sekitarnya, dapat juga memperindah pemandangan lingkungan sekolah, kata dia.

“Penghijauan tidak hanya menanam pohon saja, dengan membersihkan setiap ruangan dan lingkungan sekitar sekolah atau madrasah serta membuang sampah pada tempat nya juga termasuk penghijauan,” ujarnya.

Salah satu cara kecil yang bisa di lakukan sekolah adalah menyediakan tong sampah di setiap ruangan kelas dan lingkungan sekolah serta membiasakan seluruh warga sekolah untuk membuang sampah pada tempatnya, kata Fazli.

Penghijauan sangat mudah dilakukan apabila ada kemauan dari masing-masing individu. Karena manfaat penghijauan sangat besar untuk kesehatan kita, ungkap Fazli.

Pihaknya, mengajak siswa- siswi di Pidie Jaya agar melakukan penghijauan di sekolahnya. Dan para guru harus meyakinkan para siswa dampak positif apabila melakukan penghijauan.

Selain itu, para guru juga harus mengajak anak didiknya melakukan penghijauan dengan hal-hal yang menarik. Misalnya melakukan acara penanaman seribu bunga, menanam sayuran dan tanaman obat di sekolah dan banyak Program Go Green yang dapat dilakukan di sekolah, sebut Fazli.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pidie Jaya, Ahmad Yani, S.Pd.I, melalui Kasi Pendidikan Islam Kemenag Pidie Jaya, Mulyadi, S.Ag, mengucapkan terimakasih kepada teman-teman Komunitas Pijay Gleeh yang telah meluncurkan Program Go Green School di sejumlah Madrasah di Pidie Jaya.

“Hari ini Senin (11/1) kita melakukan penanaman pohon secara serentak di sebagian besar Madrasah dilingkungan Kemenag Pidie Jaya, semua madrasah yang telah menerima bibit kayu dari komunitas pijay gleeh melakukan penanaman,” kata Mulyadi.

Ini bentuk kepedulian lingkungan yang dilakukan Komunitas Pijay Gleeh terhadap madrasah, semoga program ini dapat terus dijalankan, dampaknya akan kita rasakan bersama khususnya warga madrasah, pungkasnya.

Pihaknya, menyambut baik dan sangat mendukung atas kegiatan Go Green School yang diinisiasi oleh Komunitas Pijay Gleeh bekerjasama dengan Kementerian Agama Kabupaten Pidie Jaya dengan mengambil lokasi penghijauan pada sebagian besar madrasah dalam Kabupaten Pidie Jaya, ujarnya.

Program Go Green School ini sangat bagus untuk penghijauan madrasah sehingga kita harapkan dapat memperindah pemandangan madrasah dan juga bisa meningkatkan kesehatan lingkungan madrasah, lebih lebih pada saat sekarang suasana pandemi yang sangat membutuhkan lingkungan yang sejuk dan asri sebagai salah satu jalan untuk pencegahan penyebaran virus covid 19, demikian Mulyadi Kasi Pendis Kemenag Pidie Jaya. [TS]

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.