Pembangunan Box Culvert Oleh CV. Ragej Pasundan Lampung Diduga Asal-asalan

Pembangunan Box Culvert Oleh CV. Ragej Pasundan Lampung Diduga Asal-asalan
Media Andalas
Follow me

Pembangunan Box Culvert Oleh CV. Ragej Pasundan Lampung Diduga Asal-asalan

MEDIAANDALAS.COM, TUBABA – Pembangunan Box Culvert di salah satu Jalan Poros Kecamatan Batu Putih yang di kerjakan Oleh CV. Ragej Pasundan Lampung dengan Anggaran sekitar 900 Juta dan dengan nomor kontrak 600/55///KONTRAK/PU/TUBABA/VIII/2019 di keluhkan warga.

Pembangunan Box Culvert Oleh CV. Ragej Pasundan Lampung Diduga Asal-asalan
Pembangunan Box Culvert Oleh CV. Ragej Pasundan Lampung Diduga Asal-asalan. [Basuni/Pras].

Pasalnya pekerjaan tersebut diduga di kerjakan asal-asalan meskipun kegiatan tersebut sudah memakai pekerja dari derah sekitar. Menurut warga sekitar pekerjaan tersebut sudah berlangsung kurang lebih satu bulan.

“Kalau kegiatannya kurang lebih satu bulan dan makai pekerjaan dari sekitar sini aja” Ucapnya

Pembangunan Box Culvert Oleh CV. Ragej Pasundan Lampung Diduga Asal-asalan
Pembangunan Box Culvert Oleh CV. Ragej Pasundan Lampung Diduga Asal-asalan. [Basuni/Pras].

Seno menjelaskan bahwa dia pernah menyempatkan diri untuk melihat kegiatan tersebut. Dia mengatakan bahwa pada tahap pengerjaan pemasangan talut penahan tanah yang merupakan masih satu bagian dari pembangunan itu dikerjakan asal-asalan.

“Kalau talut itu tipis bener mas, karena kalau kita lihat itu kayaknya cuman nempel doang di tanah apa lagi kayaknya itu tanahnya gak di padatkan.” Ucapnya

Oleh karena itu Seno dan warga lainnya menghawatirkan mengenai ketahanan bangunan tersebut.

Saat di konfirmasi di lokasi kegiatan salah seorang pekerja yang sedang kedapatan membangun talut tersebut saat di singgung mengenai tebal talut dirinya justru mengatakan tidak tahu.

“Kalau tebalnya ini kita kurang paham tapi, ini pas masangnya udah di padatin pakek kaki jadi walaupun gak di semen ini ngunci mas batunya.” Ucap salah seorang pekerja yang tidak dapat di sebutkan namanya.

Sementara itu di singgung mengenai pondasi yang terlihat seperti hanyalah menempel di dinding tanah, pekerja tersebut mengatakan bahwa nantinya setelah bangunan itu jadi akan di buatkan talut gendong.

“Inikan cuma plengseng makanya cuman nempel aja, nah nanti pas sudah jadi nanti dibuatkan talut gendong.” Kata nya.

Masih di lokasi pekerjaan yang sama salah seorang pekerja saat di konfirmasi mengatakan bahwa kegiatan tersebut menggunakan Adukan semen 6 berbanding 1 (6:1). “Aduakanya ini kita pakai 6:1” Ungkapnya. [Basuni/Pras].

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.