Kota Subulussalam, Gas LPG 3 Kg Terkesan Jadi Ajang Bisnis Pangkalan

Kota Subulussalam, Gas LPG 3 Kg Terkesan Jadi Ajang Bisnis Pangkalan

Kota Subulussalam, Gas LPG 3 Kg Terkesan Jadi Ajang Bisnis Pangkalan

MEDIAANDALAS.COM, SUBULUSSALAM – Gas LPG subsidi 3 kg yang selalu menjadi pertanyaan bagi mesyarakat kecil menengah ke bawah, pasalnya gas yang diperuntukan untuk orang miskin itu, terkesan hanya jadi ajang bisnis dilapangan, dijual tidak sesui dengan HET, sesuai harga yang ditentukan oleh Pemerintah Kota.

Sabtu (13/7/19) awak Media Andalas menjumpai seorang konsumen yang melintas menenteng tabung gas LPG 3 kg, lalu bertanya kepada konsumen tersebut, kenapa tidak membeli gas LPG 3 kg di pangkalan.

Konsumen yang kebetulan seorang ibu-ibu tersebut menjawab “Kalau beli di pangkalan gas LPG 3 kg selalu habis pak, jika ada pun, paling yang dapat lima orang, selebihnya gak ada, habis, ntah dijual kemana sama orang pangkalan, masa hari ini datang, hari itu juga habis? lambat sebentar saja kita gak dapat, kan jadi pertanyaan ini pak,” jawab si ibu.

Lanjut ibu itu, “Katanya barang subsidi nyatanya tidak, kalo subsidi mana harga subsidi itu? kok malah harganya, menurut saya bukan harga subsidi, ada sih pak harga subsidi dibuat, tapi bisa dihitung dengan jari yang dapat, terang Ibu (NR) dengan nada kesal menutup pembicaraan.

ditabung gas LPG 3 kg tertulis "HANYA UNTUK ORNG MISKIN".

Foto Dok Media Andalas : ditabung gas LPG 3 kg tertulis “HANYA UNTUK ORNG MISKIN”. (Ramona)

Gas LPG 3 kg itu terkesan tidak ada lagi dijual dipangkalan, tapi sudah tersebar banyak di grosir-grosir pinggiran jalan, harganya pun sudah melambung, hal inilah yang terkesan menjadi ajang bisnis bagi pengusaha pangakalan, seharus masyarakat membelinya ke pangkalan bukan di grosir.

Dari hari hasil temuan Media Andalas Kota Subulussalam dilapangan, Sabtu (13/7/19). tepatnya di Jalan Nyak Adam Kamil Subulussalam, ada sebuah grosir yang menjual gas LPG bersubsidi seharga Rp. 25.000,- dan Rp. 27.000,- sementara harga HET dipangkalan Rp. 20,500,-

Terdapat 3 (tiga) pangkalan LPG bersubsidi 3 kg di Jalan Nyak Adam Kamil. Namun amat disayangkan, LPG 3 kg justru beredar digrosir-grosir daerah, yang seharusnya di pangkalan, agar masyarakat bisa mendapatkan harga HET, sesuai ketentuan Pemerintah Kota Subulussalam.

Temuan fakta, hasil pantauan awak Media Andalas Kota Subulussalam dilapangan, harga jual LPG 3 kg selalu di atas HET, sementara ditabung gas LPG 3 kg tertulis “HANYA UNTUK ORNG MISKIN”.

Kontributor Kota Subulussalam : Ramona

Editor : Zuli

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.