Kebutuhan Masker Bagi Segala Kalangan Kurang Memadai Hingga Sulit Untuk Didapat Akibat Wabah Virus Corona

Kebutuhan Masker Bagi Segala Kalangan Kurang Memadai Hingga Sulit Untuk Didapat Akibat Virus Corona

MEDIAANDALAS.COM, LAMPUNG BARAT – Wabah Covid 19 yang tengah melanda di sejumlah daerah, Pemerintah mengambil kebijakan dengan himbauan untuk mengurangi aktivitas diluar rumah. Sehingga berdampak besar bagi pedagang di pasar tradisyonal, sumber pendapatan yang merupakan tumpuan hidup menurun drastis.

Namun dibalik itu, menjadi sumber rezeki bagi industri rumahan Taylor salah satunya Elda Sulastri, sejak sepekan terakhir pihaknya menggeluti pembuatan masker (Hensanitaizer) ditengah gemparnya wabah Covid 19.

Menurutnya, ia menerangkan “Masker dibuat hanya untuk kebutuhan sendiri, kemudian iseng-iseng dimuat ke media sosial lalu banyak pesanan, makanya dicoba dan pertama kali pemesanan dari puskesmas liwa, kecamatan balik bukit sebanyak 20 lusin,” Terang elda.

Masker yang dijualnya dengan 4 jenis bahan berbeda yakni, bahan toyobo dijual Rp. 80.000 per lusin, Ladi Zara Rp. 120.000 perlusin, drieal Rp. 65.000 perlusin dan jenis bahan osport Rp. 65.000 per lusin.

Penjualan masker telah sampai keluar kecamatan, keluar daerah way kanan hingga ke lampung utara, saat ini pihaknya tengah membuat masker pesanan sebanyak 93 lusin. Yang akan disebar ke bukit kemuning, lampung utara sebanyak 50 lusin, kabupten way kanan, 20 lusin, fajar bulan, lampung barat 3 lusin, dan Kecamatan Sukau.

Dalam satu hari pihaknya dapat memproduksi 350 pic (Biji Masker), dengan memberdayaka tiga pekerja saat ini. Selain itu, penjualan masker mampu terjual sejak satu pekan lalu mencapai 10 lusin perhari di lampung barat saja yang meraup ke untungan hingga 100 persen. [Dewi].

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.