Kebijakan Plt Gubernur Aceh Perlu Dipertayakan

Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah

Kebijakan Plt Gubernur Aceh Perlu Dipertayakan

MEDIAANDALAS.COM, SUBULUSSALAM – Pengalokasian anggaran untuk pengadaan kebutuhan KADIN Aceh dalam APBA-P 2019 mencapai nominal Rp 2,8 Milyar dinilai irasional ditengah upaya Pemerintah Aceh mengejar ketertinggalan. Tak tanggung-tanggung, pengadaan kenderaan oprasional hingga kulkas dibebankan kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh pada pos belanja Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh. Kondisi ini menunjukkan ketidak pekaan Pemerintah Aceh dalam pengalokasian anggaran.

Dalam beberapa sambutan yang disampaikan oleh Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah pasca pelantikan pengurus KADIN Aceh periode 2019-2024 adalah bagaimana organisasi ini dapat mendukung kerja-kerja Pemerintah Aceh.

Titik tekan kepada KADIN terpilih yang pernah disampaikan Plt. Gubernur  yaitu untuk mengembangkan dunia usaha, memperbaiki angka indikator makro ekonomi,menekan angka kemiskinan kemiskinan, inflasi dan lain-lain. 

Kebijakan Plt Gubernur Aceh Perlu Dipertayakan
Kebijakan Plt Gubernur Aceh Perlu Dipertayakan. [Ramona].

Namun faktanya, jika organisasi ini harus membebankan Anggaran daerah, tentu ini akan menjadi masalah baru dalam upaya mengejar ketertinggalan Aceh. Pertanyaan mendasar yaitu, output apa yang ingin dicapai dengan pengalokasian anggaran tersebut kepada KADIN Aceh.

Sejatinya, lembaga ini harus menjadi lembaga mandiri yang mampu membiayai oprasional lembaganya sendiri. Bukan malah sebaliknya dan ini sangat memalukan dimana selama ini narasi yang di bangun di tingkatan publik “pemberdayaan” ternyata hanya menggrogoti APBA. bukan inovasi atau kreatif yang seharusnya mareka lahirkan.

Dalam pandangan MaTA, proses pembahasan APBA Perubahan 2019 antara Eksekutif dan Legeslatif terkesan tertutup dan sengaja hanya untuk melancarkan alokasi-alokasi anggaran semacam ini dan Maka dari itu, MaTA mendesak Pemerintah Aceh secara tegas untuk membatalkan realisasi anggaran dari APBA kepada Kadin Aceh tersebut sehingga rasa keadilan rakyat aceh terjaga. Banda Aceh, 13 Nov 2019, Koordinator Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA), Alfian. [Ramona].

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.