Ini Kata Rahmad Sagala, Kalau Jadi Gecik Namo Buaya

Ini Kata Rahmad Sagala, Kalau Jadi Gecik Namo Buaya

Foto Dok Media Andalas: Rahmad Sagala saat diwawancarai Media Andalas Kota Subulussalam di kediamannya, Namo Buaya. [Ramona].

Ini Kata Rahmad Sagala, Kalau Jadi Gecik Namo Buaya

MEDIAANDALAS.COM, SUBULUSSALAM – Kisruh antara Kepala Desa Namo Buaya yang selama ini dengan beberapa masyarakatnya tak lain dan tak bukan hanyalah kecemburuan sosial saja, sehingga mengeluarkan riak-riak tak sedap didengar dikalangan publik.

Menurut Rahmad, selaku Kepala Desa Namo Buaya, selama ia jadi Kepala, selalu saja banyak alasan dan kritikan, “Kalau lah kritikan untuk membangun tidak masalah, tapi ini menurut saya kritakan memecah belah,” ujar Rahmad saat diwawancarai Media Andalas Kota Subulussalam, Senin (12/08/19) dikediamannya.

Rahmad menambahkan, “Maunya mereka jangan ada marga lain yang jadi Kepala Desa selain marga Sambo, ini kan gk etis, kalau lah saya salah, beri penjelasan dimana keselahan saya, jangan mengumbar membuat berita hoax.”

“Selagi saya bekerja sesuai dengan koridor, saya selaku Kepala Desa, dan taat pada aturan yang ada, saya tidak takut,” tandasnya.

“Kalo masalah tanggul masjid itu di permasalahkan mereka, itu sudah saya sampaikan, akan saya perbaiki, bahkan rumah warga yang terkena dampak longsor tanggul itu pun saya ganti dengan uang saya sendiri, becaknya saya betuli, jadi untuk membagun itu kembali butuh dana juga, dan ini akan saya upayakan tapi tunggu dulu,” terang Rahmad Segala menutup pembicaraan dengan Media Andalas Kota Subulussalam. [Ramona].

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.