GENPPARI: Keraton Kasepuhan Destinasi Pengembangan Wisata Sejarah dan Budaya

GENPPARI Bersilaturahmi dengan Sultan Keraton Kasepuhan PRA Arif Natadiningrat

GENPPARI: Keraton Kasepuhan Destinasi Pengembangan Wisata Sejarah dan Budaya

GENPPARI Bersilaturahmi dengan Sultan Keraton Kasepuhan. [Eka].
Foto: Dede Farhan Aulawi Ketua Umum GENPPARI berserta Rombongan bersilaturahmi dengan Sultan Keraton Kasepuhan. [Eka].

MEDIAANDALAS.COM, CIREBON – GENPPARI sebagai gerakan kolektif dari kesadaran masyarakat untuk memajukan pariwisata Indonesia sangat intens dalam mengidentifikasi seluruh destinasi wisata dan potensi wisata.

Termasuk potensi wisata sejarah dan budaya seperti kerajaan, kesultanan dan keraton – keraton di Nusantara, salah satunya dengan berkunjung ke Keraton Kasepuhan. Jum’at (20/09/19).

Foto Istimewa: Dede Farhan Aulawi Ketua Umum GENPPARI bersama rombongan mengunjungi Sultan Sepuh Keraton Kasepuhan. [Eka].
Foto Istimewa: Dede Farhan Aulawi Ketua Umum GENPPARI bersama rombongan mengunjungi Sultan Sepuh Keraton Kasepuhan. [Eka].

Sejarah panjang bangsa Indonesia menunjukkan bahwa Indonesia memiliki banyak kerajaan atau kesultanan yang luas kekuasaannya sebenarnya lebih dari batas – batas teritori Indonesia saat ini.

Oleh karena itu akan sangat menarik jika GENPPARI memberi ruang yang luas dalam mengembangkan wisata sejarah dan budaya di Indonesia.

Foto Istimewa: Dede Farhan Aulawi bersama Sultan Keraton Kasepuhan PRA Arif Natadiningrat. [Eka].
Foto Istimewa: Dede Farhan Aulawi bersama Sultan Keraton Kasepuhan PRA Arif Natadiningrat. [Eka].

Bertempat di Keraton Kasepuhan Cirebon Ketua Umum Gerakan Nasional Pecinta Pariwisata Indonesia (GENPPARI) Dede Farhan Aulawi yang didampingi jajaran Pengurus DPP, DPW dan DPD bersilaturahmi kepada Sultan Sepuh Keraton Kasepuhan XIV Pangeran Raja Adipati (PRA) Arief Natadiningrat, pada Jum’at (20/09/19).

Dimensi pariwisata yang sangat luas akan membuka cakrawala pandang dalam memajukan Indonesia.

Foto Istimewa: Kesultanan Kasepuhan Cirebon. [Eka].
Foto Istimewa: Kesultanan Kasepuhan Cirebon. [Eka].

Menurut Dede “Silaturahmi ini dimaksudkan untuk mengenalkan Dasar Pemikiran, Visi dan Misi GENPPARI dalam memajukan Pariwisata Indonesia agar menjadi sektor unggulan dalam menunjang pendapatan negara dan sekaligus meningkatkan kesejahteraan bangsa.”

Dede menjelaskan bahwa “Pembangunan harus terus berjalan dan setiap warga negara berkewajiban juga untuk turut serta menjaga kesiambungan pembangunan melalui berbagai terobosan – terobosan kreatif sesuai dengan keunggulan kompetitif yang dimiliki. Dan perlu diketahui bahwa medan kompetisi bangsa ada di bidang kepariwisataan“.

Baca Juga : GENPPARI Bersilaturahmi dengan Sultan Keraton Kasepuhan

Baca Juga : GENPPARI Giat Safari Wisata Budaya dan Obyek Wisata di Jawa Barat

Foto : Keraton Kasepuhan kini dipimpin oleh Sultan Sepuh XIV Pangeran Radja Adipati Arief Natadiningrat bersama Irjen. Pol. Dr. H. Ike Edwin, S.I.K., S.H., M.H., M.M. [Red].
Foto: Keraton Kasepuhan kini dipimpin oleh Sultan Sepuh XIV Pangeran Radja Adipati Arief Natadiningrat bersama Irjen. Pol. Dr. H. Ike Edwin, S.I.K., S.H., M.H., M.M. [Red].

“Ini adalah bentuk nyata dari andil warga negara dalam mencintai negeri tercinta. Pariwisata dicintai oleh setiap umat manusia tanpa mengenal sekat perbedaan. Semua bersatu dan berkomitmen majukan pariwisata untuk meningkatkan kecintaan pada negara“, ujar Dede menambahkan.

“Dari sekian banyak medan juang dan peluang yang dimiliki saat ini, maka bidang pariwisata memiliki peluang yang sangat besar. Jika 1% saja pulau – pulau Indonesia dinyatakan sebagai pulau tujuan wisata, maka akan mampu mempercepat kemakmuran.” Ucap Dede.

Foto Istimewa : Foto Istimewa : Dede Farhan Aulawi Ketua Umum GENPPARI bersama rombongan mengunjungi Sultan Sepuh Keraton Kasepuhan. [Eka].
Foto Istimewa : Dede Farhan Aulawi Ketua Umum GENPPARI bersama rombongan mengunjungi Sultan Sepuh Keraton Kasepuhan. [Eka].

“Tinggal difikirkan bagaimana strategi pemasaran dalam menembuh cluster pasar kepariwisataan yang sangat beragam. Cara dan metodenya pasti berbeda, namun memiliki satu tujuan untuk maukan pariwisata.” Tegas Dede.

“Termasuk melibatkan seluruh lapisan masyarakat agar turut serta menjaga kebersihan. Sampah – sampah plastik yang sering nampak berserakan di berbagai objek wisata seringkali menjadi subjek keluhan dari banyak turis manca negara”. Ungkap Dede.

Foto Istimewa : Sultan Sepuh menyambut baik dan mengucapkan terima kasih atas kunjungan Dede Farhan Aulawi bersama Rombongan GENPPARI ke Keraton Kasepuhan. [Eka].
Foto Istimewa: Sultan Sepuh menyambut baik dan mengucapkan terima kasih atas kunjungan Dede Farhan Aulawi bersama Rombongan GENPPARI ke Keraton Kasepuhan. [Eka].

Menanggapi paparan Tim GENPPARI yang disampaikan oleh Dede Farhan Aulawi, Sultan Sepuh Pangeran Raja Adipati (PRA) Arief Natadiningrat menyambut positif, dan memiliki fikiran yang sama untuk bersatu memajukan pariwisata.

Terlebih wisata sejarah menjadi salah satu fokus pengembangan wisata GENPPARI. Sultan Keraton Kasepuhan (PRA) Arif Natadiningrat juga menyampaikan terima kasih atas kunjungan silaturahmi, berharap untuk terus menjaga silaturahmi agar Indonesia yang maju, dan sejahtera bisa dirasakan bersama oleh seluruh anak Bangsa.

Foto Istimewa : Pangeran Raja Adipati (PRA) Arief Natadiningrat bersama Presiden Jokowi. [Red].
Foto Istimewa : Pangeran Raja Adipati (PRA) Arief Natadiningrat bersama Presiden Jokowi. [Red].

GENPPARI Menilai Pesona Keraton Kasepuhan Menjadi Daya Tarik Pariwisata

GENPPARI menilai destinasi wisata di Cirebon yang paling banyak dikunjungi wisatawan asing adalah Keraton Kasepuhan. Bukan tanpa alasan, keraton yang dibangun Pangeran Mas Mochammad Arifin II pada 1529 ini menyimpan banyak cerita sejarah.

Sebagai salah satu kota tertua di Nusantara, Cirebon sudah dikenal luas oleh masyarakat penjuru dunia sejak berabad-abad lalu. Keberadaan tempat-tempat bersejarah menjadi daya tarik para wisatawan asing mengunjungi kota kecil yang terletak di pantai utara pulau Jawa itu.

Di keraton ini, tiap orang bisa melihat langsung beragam benda peninggalan dan benda-benda pusaka peninggalan masa silam. Menariknya, di keraton ini terdapat sebuah Kereta Kencana milik Sultan Kasepuhan berupa Paksinagaliman yang diwariskan secara turun-menurun saat pergantian sultan.

Silsilah PRA Arif Natadiningrat, Sultan Cirebon Keturunan Langsung Sunan Gunung Jati
Foto: Silsilah PRA Arif Natadiningrat, Sultan Cirebon Keturunan Langsung Sunan Gunung Jati. [Red].

Baca Juga : Silsilah PRA Arif Natadiningrat, Sultan Cirebon Keturunan Langsung Sunan Gunung Jati

Kerajaan Nusantara

Tercatat dalam sejarah Istana Kasepuhan Cirebon merupakan salah satu yang tertua masih ada bangunannya hingga keaslian arsitekturnya.

Sultan Sepuh Keraton Kasepuhan XIV Pangeran Raja Adipati (PRA) Arief Natadiningrat, terus berupaya mengembangkan dan mempromosikan kerajaan di Nusantara sebagai tujuan wisata bersejarah secara global. [Red/Rls].

Video Pilihan : Melestarikan Peninggalan Budaya Rumah Adat Lampung Tubaba. [Red].

Video Pilihan : Wisata Budaya Berbasis Ekologi Di Tubaba Lampung. [Red].

Media Andalas

Author: Media Andalas

Aksi Saran & Informasi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.